Categories: News

Kepiluan Janda Miskin Nurjamaliah

ACEH UTARA | Kebakaran melanda sebuah rumah berkontruksi kayu setengah permanen milik janda miskin, Nurjamaliah (66) di Gampong Teungoh Pirak, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Kamis (17/1) sekitar pukul 15.30 WIB.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun harta benda milik korban ludes terbakar. Efeknya lainnya, korban bersama keluarganya terpaksa mengungsi kerumah familinya.

Kapolsek Matangkuli, Iptu Sudiya Karya mengatakan, berdasarkan informasi warga dan dua orang saksi kepada pihak kepolisian menyebutkan, kala itu korban Nurjamaliah sedang istirahat bersama anak-anaknya di ruang tamu.

Tak setelah itu salah seorang anaknya Lianasari (19) sontak melihat kepulan asap masuk ke ruang tamu dari arah dapur. Sehingga dirinya pun beranjak dari tidurnya dan menuju ke arah dapur untuk memastikan asal muasal asap tersebut.

“Ketika sampai di dapur Lianasari anak korban kaget, melihat api sudah menjalar ke dinding dapur. Lalu dirinya berteriak histeris sambil lari keluar rumah untuk minta bantuan kepada warga,” kata Sudiya.

Tak lama kemudian kata Sudiya, tetangga korban pun berdatangan membantu memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Namun kondisi rumah papan, api dengan begitu cepat menjalar hingga barang-barang isi dalam rumah tidak ada yang bisa diselamatkan.

“Taka lama kemudian pihak pemadam milik Pemda datang dan berhasil melakukan pemadaman,” jelasnya.

Tidak ada barang yang berhasil diselamatkan, karena api dalam sekejap langsung membakar seisi rumah korban. Menurut keterangan saksi anak korban saat rumah mereka terbakar tidak ada aktivitas memasak di dapur.

Penyebab kebakaran, diduga akibat konsleting listrik.Tapi kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kerugian materil sekitar Rp 150 juta, dan muspika kecamatan setempat sudah turun dan menyalurkan bantuan masa panik,” pungkas Kapolsek Matangkuli. |TIM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

5 days ago

This website uses cookies.