ACEH UTARA | Jelang pemilu 2019, denyut kompetisi mulai terasa sengit dilakukan oleh para calon legislatif (caleg). Bermacam narasi, ide dan gagasan terus disampaikan kepada masyarakat dengan harapan mendapat simpati suara pada 17 April mendatang.
Mereka mengumbar segudang janji kepada masyarakat dengan dalih pemerataan kesenjangan sosial, peningkatan perekonomian, kebijakan pro rakyat dan juga infrastruktur berkeadilan. Tentunya, janji tersebut menjadi harapan bagi seluruh masyarakat di Aceh.
LIHAT JUGA : Pantan Terong
“Ekspektasi publik pada para calon legislatif (caleg) yang sedang bertarung sangat besar, masyarakat berharap yang terpilih nantinya benar–benar memperjuangkan kepentingan rakyat,” kata Sekjend Gerakan Mandiri Pemuda Nanggroe (RAMPAGOE), Vicky Maldini kepada Bakata.id, Sabtu (12/1/2019).
Sebagai komunitas pemuda yang fokus di wirausaha, sangat mengharapkan anggota legislatif yang terpilih nantinya benar–benar memberikan perhatian yang serius kepada pelaku usaha, melalui regulasi yang menguntungkan kepada pelaku usaha mikro.
Vicky menilai, banyak program yang dilakukan belum menyentuh rakyat kalangan bawah. Misalkan tahun 2018, sangat disayangkan dana perjalanan dinas Pemerintah Aceh dan anggota DPR Aceh hampir setengah triliun rupiah. Sementara, untuk pemberdayaan ekonomi rakyat sangat sedikit.
“Kami berharap, dengan APBA tahun 2019 mencapai Rp 17 triliun. Anggarannya dimanfaatkan untuk pemberdaayan ekonomi dengan maksimal. Data BPS tahun 2018 angkatan kerja dan lapangan kerja pada sektor perdagangan mencapai 23%, angka ini tidaklah sedikit jika legislatif dan eksekutif menaruh perhatian serius dengan membuka peluang kerja baru,” sebut Vicky.
Untuk diketahui, pada pemilu 2019 mendatang, jumlah kursi untuk DPRK Kab/Kota di Aceh bervariasi, sementara untuk DPR Aceh dibutuhkan 81 kursi dan DPR RI dari dua dapil yang tersedia sebanyak 13 kursi. |TOK
Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
This website uses cookies.