BANDA ACEH | Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun I Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan dini, tentang potensi banjir dan langsor di sejumlah daerah di Aceh.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun I Sultan Iskandar Muda Zakaria, Kamis 3Oktober 2019 mengatakan, secara umum wilayah Aceh sudah mulai beralih dari musim kemarau ke musim penghujan.
“Saat sekarang ini curah hujan lebih banyak di wilayah Aceh bagian Barat dan Selatan, serta beberapa daerah dataran tinggi, sehingga sangat berpotensi terjadinya banjir kiriman yang menyebabkan banjir bandang,” ujar Zakaria.
Zakaria menambahkan, masing-masing daerah yang berpotensi terjadinya banjir yaitu, Kabupaten Aceh Selatan, Subulussalam, Aceh Singkil dan untuk daerah yang berpotensi longsor di Kabupaten Bener Meriah dan Takengon.
Sementara untuk wilayah Aceh bagian timur, seperti Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang, selama satu pekan ke depan harus mulai diwaspadai.
“Saat ini memang curah hujan belum merata di Aceh, namun selama satu pekan kedepan untuk wilayah Aceh bagian timur harus mulai diwaspadai, karena berdasarkan hasil pantauan curah hujan mengalami peningkatan,” tutur Zakaria.
Tambahnya, saat sekarang ini curah hujan di Provinsi Aceh mencapai 100 milimeter dan secara umum lebih banyak terjadi hujan untuk wilayah dataran tinggi, sehingga sangat harus diwapadai adanya banjir kiriman.
“Hal yang penting harus di waspadai adalah banjir kiriman dari dataran tinggi, karena saat ini curah hujan lebih tinggi di daerah sana. Persoalan banjir kiriman itu bisa terjadi kapan saja,” kata Zakaria.|TG

Subscribe to my channel

