AdvertorialStand Disporaparekraf Aceh Utara Ramaikan Milad ke-800, Zulkifli: Momentum Angkat Potensi Daerah

Stand Disporaparekraf Aceh Utara Ramaikan Milad ke-800, Zulkifli: Momentum Angkat Potensi Daerah

ACEH UTARA — Perayaan Milad ke-800 Aceh Utara tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan panjang daerah, tetapi juga menjadi panggung untuk memperkenalkan beragam potensi daerah kepada masyarakat.

Salah satu yang turut mencuri perhatian adalah stand Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporaparekraf) Aceh Utara. Stand tersebut hadir sebagai ruang promosi sekaligus informasi mengenai potensi pariwisata, ekonomi kreatif, kepemudaan dan olahraga yang dimiliki Aceh Utara.

Kepala Disporaparekraf Aceh Utara, Zulkifli, menyampaikan bahwa momentum milad menjadi kesempatan strategis untuk semakin mendekatkan potensi daerah kepada masyarakat.

“Milad ke-800 ini bukan hanya tentang usia, tetapi juga tentang bagaimana kita melihat masa depan Aceh Utara. Potensi yang kita miliki harus terus diperkenalkan dan dikembangkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong keterlibatan generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif dalam mengembangkan potensi lokal.

Zulkifli menilai Aceh Utara memiliki kekayaan sejarah, budaya, destinasi wisata serta potensi sumber daya manusia yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik tersendiri.

“Pengembangan pariwisata tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi dengan masyarakat, pelaku usaha, komunitas dan generasi muda. Semuanya harus bergerak bersama,” katanya.

Kehadiran stand Disporaparekraf dalam rangkaian Milad ke-800 Aceh Utara diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih jauh, momentum tersebut menjadi ruang untuk membangun kesadaran bersama bahwa potensi daerah perlu dirawat, dipromosikan dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Milad ke-800 Aceh Utara menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang sebuah daerah bukan hanya soal sejarah, tetapi juga tentang bagaimana generasi hari ini menyiapkan masa depan yang lebih maju melalui potensi yang dimiliki. |ADVERTORIAL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Gaji 3.698 PPPK Lhokseumawe Belum Dibayar, Belum Jelas Kapan Pengesahan APBD

LHOKSEUMAWE- Sebanyak 3.698 Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di...

800 Tahun Samudra Pasai Dirayakan, Hari Jadi Aceh Utara Malah Dipertanyakan

ACEH UTARA – Peringatan 800 tahun Hari Jadi Samudra...

Milad Samudera Pasai ke-800, Disporaparekraf Aceh Utara Gelar Lomba Enggrang untuk Pelajar

ACEH UTARA — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus memeriahkan...

Komisioner Baitul Mal Aceh Timur Dilantik, Bupati Al-Farlaky Minta Genjot Pendapatan Zakat

Dilarang Ada Calo Aceh Timur — Bupati Aceh Timur Iskandar...

Bupati Ayahwa Ajak Warga Aceh Utara Jalan Santai Meriahkan Milad Samudera Pasai ke 800

ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil...