Lhokseumawe- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe menyalurkan dua ekor sapi qurban untuk masyarakat korban banjir, santri, guru dayah dan warga Nadhliyin Kota Lhokseumawe. Kedua hewan qurban tersebut merupakan bantuan dari Dato Rosli Dahlan dari Malaysia.
Hal itu disampaikan Dr. Tgk. M. Rizwan Haji Ali, ketua PCNU Lhokseumawe, Kamis, 28 Mei 2026.
“Dua ekor sapi tersebut kita bagi dua. Satu ekor untuk masyarakat korban banjir di Pantee Gaki Balee, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara yang kita serahkan kepada geuchiek dan panitia qurban setempat. Sementara satu ekor lagi kita bagikan kepada para santri, guru dayah, dan warga Nadhliyin yang ada di Kota Lhokseumawe,” katanya.
“Penyembelihan dan pembagian daging qurban telah kita lakukan pada Rabu, 10 Zulhijjah 1447 kemarin supaya langsung tersampaikan kepada warga pada hari raya pertama,” kata Tgk Rizwan.
Menurut Tgk Rizwan, qurban tersebut merupakan bentuk kepedulian Dato Rosli Dahlan melalui PCNU Lhokseumawe kepada warga korban banjir.
“NU Lhokseumawe mengharapkan qurban tersebut dapat bermanfaat bagi warga korban banjir di daerah terdampak. Meringankan beban saudara kita yang sedang berusaha bangkit setelah banjir besar beberapa bulan lalu,” kata Tgk Rizwan.
Selain itu ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dato’ Rosli Dahlan dan PCINU Malaysia yang masih memberikan perhatian terhadap Aceh.
“Semoga hal itu menjadi nilai amal terbaik bagi Dato’ Rosli Dahlan dan pengurus PCINU Malaysia lainnya,” ujarnya.
Selama ini Dato Rosli terus membantu sejumlah dayah di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Bentuk bantuan yang disalurkan adalah sumur bor, mesin pompa air, tanki air, dan juga rehabilitasi mushala.
PCNU Lhokseumawe atas arahan PWNU Aceh dan PCINU Malaysia melakukan kegiatan bersama pengurus untuk memastikan bantuan tersebut sampai kepada yang berhak.
Menurut Tgk Rizwan, ke depan NU Kota Lhokseumawe akan terus berkiprah untuk memberikan layanan kepada ummat baik dalam bentuk pengajian dan pendidikan serta memperkuat dakwah sosial untuk membantu masyarakat, tuturnya.|MUMUL

Subscribe to my channel

