NewsPembawa Senajata itu Ternyata Penagih Hutang...

Pembawa Senajata itu Ternyata Penagih Hutang…

LHOKSEUMAWE | Tim Polres Lhokseumawe mengungkapkan dua pria yang ditangkap dengan senjata api ternyata bekerja sebagai penagih hutang alias debt collector. Selain itu, senjata api tersebut dirakit sendiri oleh pelaku.

Kepala Bagian Operasi Polres Lhokseumawe, Kompol Ahzan, Minggu (3/2/2019) menyebutkan kedua tersangka yang ditangkap yaitu S (30) warga Kabupaten Aceh Jaya dan M (36) warga Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara. “Menurut kedua tersangka ini, mereka mau ke pedalaman Kecamatan Nisam, Aceh Utara. Menemui seseorang untuk menagih hutang. Nah, kita sekarang dalami siapa pemberi intruksi untuk menagih hutang itu,” kata Kompol Ahzan.

BACA JUGA : Wisata ke Aceh Kini Lebih Mudah, Citilink Layani Rute Lhokseumawe-Medan

Dia menyebutkan, senjata api rakitan itu digunakan untuk menakut-nakuti. Sehingga hutang dibayar. Atas jasa menagih hutang itu, kedua tersangka menerima bayaran. “Mereka totalnya berempat. Dua kabur saat dihentikan oleh warga Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Keduanya juga terus kita buru sampai ketemu,” ungkap Ahzan.

Dia menyebutkan, tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat 1 UU No 12/1952 tentang senjata api junto pasal 333 dan 55 KUHPidana. Praktik menagih hutang dengan senjata api itu, sambung Ahzan dipastikan akan diusut tuntas. “Barang bukti yang kita temukan ada kwitansi hutang tertulis Rp 11 juta. Tiga senjata itu yakni satu laras panjang rakitan, satu pistol soft gun dan satu pucuk korek api berbentuk korek, dan 47 butir amunis jenis AK,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, dua hari lalu warga yang sedang jaga malam Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, menangkap dua pria dengan senjata api. Keduanya lalu diserahkan ke Polsek Muara Satu seterusnya ditahan di Mapolres Lhokseumawe. |KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Ini Saran Pengamat Unimal untuk Tatakelola MBG Presiden Prabowo

LHOKSEUMAWE | Pengamat Komunikasi Politik, Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten...

Ditopang Transformasi Tata Kelola dan Efisiensi, Pupuk Indonesia Kembali Masuk Fortune Southeast Asia 500

Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali masuk dalam...

Cuaca Ekstrem, Wilayah Tengah Aceh Waspada Longsor

LHOKSUKON– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara...

Selama Libur Sekolah Relawan MBG Tanpa Gaji di Lhokseumawe, Warga Minta BGN Jaga Kualitas

LHOKSEUMAWE- Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan suplai distribusi Makan...

Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah: Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran

COT GIREK: Ribuan orang pekerja dan keluarganya di salah...