ACEH UTARA – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla kembali menginjakkan kaki di Aceh. Kali ini, sosok nasional yang akrab disapa JK itu turun langsung meninjau kondisi para korban banjir bandang di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin (12/1).
Dalam kunjungan tersebut, JK menyambangi sejumlah gampong terdampak banjir bandang , yakni Gampong Lhok Kuyun, Blang Reuling, dan Paya Rabo Lhok. Di lokasi, JK tidak hanya melihat kondisi pemukiman warga, tetapi juga berdialog langsung dengan korban banjir yang perlahan mulai bangkit dari keterpurukan.
“Setelah kita lihat langsung, sebagian besar masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing. Bahkan tempat pengungsian sudah mulai kosong,” ujar JK kepada awak media, Senin (12/1).
JK juga menyerahkan bantuan berupa peralatan sekolah untuk anak-anak korban banjir serta mukena bagi kaum perempuan. Tak hanya itu, PMI juga menyalurkan peralatan kebersihan lingkungan guna membantu warga membersihkan sisa lumpur dan material banjir yang masih menyelimuti rumah, jalan, serta fasilitas umum.
Menurut JK, fase tanggap darurat memang mulai terlewati, namun tantangan terbesar justru ada pada tahap pemulihan. Ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan kini harus difokuskan pada pemulihan ekonomi masyarakat.
“Yang paling penting ke depan adalah bagaimana kehidupan masyarakat bisa kembali normal. Persawahan yang tertimbun lumpur harus dibersihkan, kebun-kebun yang rusak perlu dipulihkan. Ini bukan proses singkat, tapi pekerjaan panjang yang harus dilakukan bersama,” tegas mantan Wakil Presiden RI itu.
Banjir bandang yang melanda Kecamatan Sawang sebelumnya telah melumpuhkan aktivitas ekonomi warga. Banyak lahan pertanian rusak, hasil panen gagal, dan sumber penghidupan terhenti.

Subscribe to my channel

