News15 Madrasah Belum Mulai Belajar Pascabanjir Aceh Utara

15 Madrasah Belum Mulai Belajar Pascabanjir Aceh Utara

ACEH UTARA – Sebanyak 15 madrasah negeri dan swasta di Kabupaten Aceh Utara dilaporkan belum menggelar proses belajar mengajar (PBM) hari pertama semester genap, Senin (5/1/2025). Pasalnya sekolah itu masih berlumpur dan sebagain besar mobiler rusak parah.

Data dari Kementerian Agama RI Kabupaten Aceh Utara menyebutkan, madrasah yang belum memulai proses belajar mengajar yaitu MAS Al-Falah, MAS Nashrul Yatama Nisam MAS Nurul Huda Al-Aziziyah.

Berikutnya tujuh Madrasah Tsanawiyah (MTs) yaitu MTsS Peuto, MTsS Al-Azhar, MTsS Tgk Chik Ditunong, MTsS Langkahan, MTs Nurul Iman, MTsS Al-Falah dan MTsS Baitussalam.

Seterusnya lima Madrasah Ibtidaiyah (MI) yaitu, MIN 1 Aceh Utara, MIN 21 Aceh Utara, MIS Al-Azhar, MIS Padang Meuria dan MIS Baktiya.

Sedangkan yang sudah dapat melanjutkan PBM 52 sekolah terdiri MA enam sekolah, MTs 10 sekolah dan MI 36 sekolah.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Utara Sabarudin, menyebutkan data itu telah diserahkan ke Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Aceh.

“Ketidaksiapan sejumlah madrasah umumnya disebabkan oleh kondisi sarana dan prasarana yang masih terdampak banjir. Banyak ruang kelas yang belum bersih sepenuhnya, meja dan kursi siswa mengalami kerusakan berat, buku-buku pelajaran terendam lumpur, serta halaman dan akses jalan menuju madrasah yang masih berlumpur dan sulit dilalui,” terangnya.

Dia menyebutkan beberapa madrasah melaporkan seluruh perlengkapan
belajar sudah tidak bisa digunakan lagi karena rusak terendam.

Peralatan Belajar Rusak
Madrasah yang melaporkan peralatans ekolah rusak yaitu MIN 1 Aceh Utara, MTsS Peutoe, MIN 21 Aceh Utara, MTsS Al-Azhar, MIS Al-Azhar, MTsS Tgk Chik Ditunong, MTsS Langkahan, MTs Nurul Iman, MAS Al-Falah, MTsS Al-Falah, MTsS Baitussalam, MIS Padang Meuria, MIS Baktiya, MAS Nashrul Yatama Nisam, serta MAS Nurul Huda Al-Aziziyah.

Selain peralatan rusak, jalan menuju sekolah ini dipenuhi lumpur tebal hingga ke halaman.

“Upaya pembersihan masih dilakukan terus menerus,” pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Bupati Al-Farlaky Hadiri Forum Pemda, Bahas Program Prioritas Nasional

Batam – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,...

Semen Mulai Tersedia di Aceh, Harga Masih Mahal Rp 80.000 Per Sak

LHOKSUKON – Semen mulai tersedia di sejumlah toko di...

Kemenkeu Tambah DAU 2026 untuk 20 Daerah di Aceh, Bukan Perjuangan Satu Daerah

BANDA ACEH—Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah alokasi Dana...