LHOKSEUMAWE– Aplikasi mobile Bank Syariah Indonesia (BSI) berupa aplikasi Byond dan BSI Mobile eror sejak dua hari terakhir di Provinsi Aceh. Dampaknya, warga tak bisa melakukan transaksi keuangan secara mudah.
Rahmadani salah seorang warga Kota Lhokseumawe kepada Kompas.com, Senin (2/6/2025) menyebutkan, dirinya gagal melakukan transaksi keuangan untuk membayar pesanan barang.
“Sehingga, kesannya saya ingkar janji. Padahal memang aplikasinya sedang eror. Saya harus meminta maaf atas kondisi itu,” kata Rahmadani.
Warga lainnya, Sirajul Munir, menyebutkan dirinya tidak bisa membayar biaya pendidikan anaknya. Padahal, dia rutin membayar biaya pendidikan setiap tanggal 1 awal bulan.
“Saya hubungi sekolah untuk bilang menunda pembayaran. Karena aplikasi BSI eror, baik yang Byond maupun BSI Mobile,” terangnya.
Dia berharap Pemerintah Aceh mengundang bank syariah lainnya di Aceh. Sehingga, BSI bukan menjadi pemain utama di Provinsi Aceh. Sejauh ini, bank terbanyak membuka kantor di Aceh yaitu BSI dan Bank Aceh.
“Kita minta Gubernur Aceh, mengundang bank syariah lainnya di Aceh. Agar ada pilihan layanan keuangan. Sehingga transaksi warga Aceh tidak bergantung pada dua bank itu saja,” terangnya.
Dia menyebutkan, sudah dua kali layanan mobil bank itu bermasalah. “Sangat melelahkan bagi kita warga Aceh,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Humas BSI Regional Aceh, Nasruddin MZ dihubungi per telepon, mengaku layanan BSI Mobile dan Byond sudah normal kembali. “Tadi jam 14.00 WIB sudah normal kembali,” pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

