AdvertorialLangkah Program KB untuk Cegah Stunting di Aceh Utara

Langkah Program KB untuk Cegah Stunting di Aceh Utara

MUHAMMAD Azhar, Kabid Dalduk, KB dan KS Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPM-PPKB), Aceh Utara mengatakan pentingnya pencegahan kehamilan usia dini terhadap masyarakat luas di tingkat pedesaan.

Program Keluarga Berencana (KB) di Aceh Utara tidak hanya bertujuan untuk mengatur kehamilan pasangan usia subur, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih luas: meningkatkan kesehatan ibu dan memastikan ketercukupan gizi anak,”kata Azhar, Jumat (15/3/2024).

Muhammad Azhar menjelaskan aspek tersebut sangatlah penting.”Salah satu aspek penting dari program ini adalah mencegah kehamilan yang terlalu dini serta menjaga jarak kehamilan yang cukup antara satu dengan yang lain,” katanya.

Dia menyebutkan awal tahun 2024 kegiatan KB telah dilakukan di Kecamatan Seuneudon dengan melibatkan beberapa akseptor. Fokus utamanya adalah kesehatan reproduksi perempuan karena hal ini menjadi kunci dalam merencanakan dan mengatur jarak kehamilan dengan baik dengan demikian, risiko stunting pada anak dapat diminimalkan,”ucapnya

“Bahwa mengikuti program KB bukan hanya tentang mengatur kehamilan, tetapi juga tentang memastikan kesehatan ibu dan anak di masa depan. Mencegah stunting adalah salah satu manfaat langsung dari program KB.Partisipasi aktif dari semua pihak dalam program KB menjadi kunci untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas generasi mendatang,”paparnya

Lebih lanjut kata Muhammad Azhar, pencegahan stunting adalah upaya kolektif yang melibatkan berbagai pihak dalam masyarakat,”inbuhnya

” Program KB menjadi salah satu instrumen efektif dalam mengurangi risiko stunting dengan fokus pada kesehatan reproduksi perempuan,”ungkapnya

Dengan kebijakan yang mendukung, penyebaran informasi yang tepat, dan akses yang mudah terhadap layanan kesehatan reproduksi, pemerintah dapat memastikan bahwa program KB mencapai targetnya untuk mencegah stunting.

Peran tenaga kesehatan seperti bidan, dokter, dan petugas kesehatan lainnya sangatlah penting. Mereka bertanggung jawab memberikan informasi dan layanan berkualitas kepada calon ibu, mulai dari masa remaja hingga masa kehamilan dan persalinan. Dengan memberikan pendampingan dan pemahaman yang baik tentang pentingnya merencanakan kehamilan dengan baik, mereka dapat membantu mencegah stunting di tingkat individu.

Sisi lain peran keluarga dan komunitas dalam mendukung program KB. Edukasi tentang pentingnya kesehatan reproduksi perempuan, merencanakan kehamilan dengan baik, dan memastikan gizi yang cukup bagi ibu hamil adalah tanggung jawab bersama dalam keluarga dan komunitas.

|ADVERTORIAL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Para Kepala Desa Desak Pembangunan Huntap di Aceh Utara

Keuchik (Kepala Desa) Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh...

PNL Perluas Kemitraan Internasional melalui Kolaborasi Strategis dengan Industri dan Institusi Pendidikan di Malaysia

MALAYSIA - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat peran...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut)...

Bupati Aceh Utara ; Tunda Aturan Desil Hingga Juli demi Akses Berobat Warga

ACEH UTARA — Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil,...

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Riau dalam Menjaga Ketahanan Energi

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara...