NewsKPI Aceh Minta Lembaga Penyiaran Bantu Sosialisasi Vaksinasi Aceh

KPI Aceh Minta Lembaga Penyiaran Bantu Sosialisasi Vaksinasi Aceh

 

BANDA ACEH | Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh meminta seluruh lembaga penyiaran (radio dan televisi) di Aceh untuk membantu pemerintah dalam sosialisasi vaksinasi Covid-19 di Aceh. Sehingga, masyarakat seluruh kabupaten/kota paham detail vaksinasi dan tidak terpapar hoaks yang marak di media sosial kahir-akhir ini.

Apalagi, lembaga penyiaran memiliki kompetensi membuat program siaran yang kreatif dan mudah dipahami oleh semua lapisan masyarakat.

“Hasil perbincangan kita dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kabupaten/kota di Aceh, format sosialisasi tampaknya perlu dirubah. Lebih kreatif dan inovatif. Disesuaikan dengan segmentasi usia masyarakat, agar pesannya sampai soal vaksinasi ini,” sebut Komisioner KPI Aceh, Masriadi, Minggu (3/10/2021).

Selain itu, tim satuan tugas Covid-19, sambung Masriadi, bisa mengajak lembaga penyiaran untuk memproduksi konten sosialisasi agar lebih kreatif. Sehingga, produksi konten sosialisasi ini diharapkan bisa mengalahkan informasi sesat menyesatkan yang beredar di tengah masyarakat.

“Pada akhirnya capaian presentase vaksinasi Aceh bisa meningkat drastis. Termasuk di dalamnya soal protokol kesehatan. Saya yakin, lembaga penyiaran mau kok kalau diajak kerjasama dengan satuan tugas Covid-19 ini,” sebutnya.

Di sisi lain, kerjasama antar satuan tugas dengan lembaga penyiaran kabupaten/kota di Aceh sambungnya bisa membantu seluruh lembaga penyiaran di Aceh yang kini krisis pendapatan karena dampak pandemi berkepanjangan dua tahun terakhir.

“Sekarang semua sektor terdampak, lembaga penyiaran juga kehilangan pendapatan drastis karena pandemi ini. Sehingga, jika satgas Covid-19 bekerjasama membuat konten sosialisasi vaksinasi dan protokol kesehatan, paling tidak bisa saling menguntungkan,” terangnya.

Sisi lain, Ketua IDI Aceh Utara, dr Harry Laksmana, mengakui selama ini format sosialisasi cenderung spanduk dan baliho. Sisi lain, generasi milineal sudah tidak menyukai format itu.

“Saya rasa bisa ganti format, semisal audio visual yang keren. Agar pesan vaksinasi dan protokol kesehatan bisa dipahami dengan baik,” pungkasnya.

|MAS

 

 

 

 

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

350 Petani Sawit Aceh Timur Dapat Bantuan Rehabilitasi Pascabanjir, 411 Hektare Kebun Dipulihkan

IDI– Sebanyak 350 petani sawit swadaya di Kabupaten Aceh...

Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Polisi Musnahkan 3.000 Pohon Ganja di Aceh Utara, Dua Pemilik Kebun Ditangkap

ACEH UTARA – Personel Polres Lhokseumawe memusnahkan sekitar 3.000...

Temuan BPK: Biaya Operasional-Insentif Bebani Dana Zakat Rp559 Juta di Baitul Mal Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan...

PIM Gelar Khitanan Massal untuk 80 Anak di Lingkungan Perusahaan

ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali...