NewsNah Lo, Pejabat Aceh Utara Batal Ikut Vaksin Covid-19

Nah Lo, Pejabat Aceh Utara Batal Ikut Vaksin Covid-19

ACEH UTARA | Sejumlah pejabat di Aceh Utara gagal divaksin tahap pertama yang dipusatkan Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) di Buket Rata, Kecamatan Blang Mangat, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (10/2/2021).

Pejabat yang tidak disuntik vaksin tahap pertama yakni Bupati, Wakil Bupati, Sekda,  dan pejabat lainnya. Pada kesempatan vaksin perdana ini orang pertama yang disuntik dari Forkompinda yakni Kajari Aceh Utara, Pipuk Firman Priyadi.

Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf kepada awak media mengatakan bagi yang belum divaksin pada tahap pertama, akan divaksin ulang ditahap kedua untuk 14 hari kedepan terhitung mulai hari ini dan tergantung arahan dari Provinsi.

“Bahkan untuk saat ini Aceh Utara masih kekurangan vaksin, nanti kita tunggu pengiriman vaksin dari Provinsi,”katanya.
Dia menyebutkan penyutikan vaksin tahap pertama ini dilakukan di 36 titip terdiri di Puskesmas, kantor Dinkes dan Klinik din Aceh Utara. Namun, pusat vaksin dilaksanakan di RSU Cut Meutia.

Kabag Humas RSUCM, Jalaluddin mengatakan Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib tidak dapat dilakukan vaksinasi dikarenakan faktor umur. Sedangkan Wakil Bupati Fauzi Yusuf dan Sekda Aceh Utara, Dr. A. Murtala dikarenakan tensi darah diatas 130.

“Untuk tenaga medis di RSU Cut Meutia sendiri kita targetkan 310 orang,” pungkasnya.

|RI

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

API Wilayah Aceh Gelar Kajian Bulanan Perdana, Bahas Jiwa dan Tahapan Perkembangan Manusia dalam Al-Qur’an

Asosiasi Psikologi Islam Wilayah Aceh menyelenggarakan Kajian Bulanan perdana...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Banjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok

Solok – Penanganan pemulihan pasca bencana menjadi langkah yang...

Mengenal Calandra & Sativa Hotel Management

Tumbuh Bersama Industri Perhotelan Indonesia Mengenal perjalanan Calandra & Sativa...

Serapan Dana untuk Bencana Aceh Minim, Lhokseumawe Baru 34 Miliar dari 124 Miliar

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh mengakui serapan dana...