ParlemenSaat TA Khalid Resmikan Pabrik Ice Flake Lhokseumawe

Saat TA Khalid Resmikan Pabrik Ice Flake Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | Anggota DPR RI dari Partai Gerindra asal Aceh, TA Khalid meresmikan penggunaan pabrik ice flake di Desa Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (28/10/2020). Pabrik itu dibawah pengelolaan Koperasi Mon Jaya. Pabrik ini menghasilkan tiga ton es per hari.

Ketua DPW Partai Gerindra Aceh itu memperjuangkan mesin es tersebut untuk memudahkan masyarakat dan nelayan di Kota Lhokseumawe. Sehingga suplai es terpenuhi. Dalam sambutannya, TA Khalid mengingatkan seluruh masyarakat agar menjaga barang yang diperoleh dari pemerintah. “Gunakan sebaiknya, rawat semaksimal mungkin. Pergunakan sebesar-besarnya untuk masyarakat,” kata TA Khalid.

Mantan Ketua DPRK Lhokseumawe ini juga menyebutkan, perjuangan untuk membawa bantuan sebanyak mungkin ke Aceh tidak mudah. Dia berkomunikasi dengan lintas kementerian agar semakin banyak bantuan pemerintah pusat ke Aceh. Tujuan akhir, unit usaha dan kelompok usaha bisa mandiri.

“Pada akhirnya akan mengurai angka kemiskinan kita di Aceh,” terangnya.

Dia juga meminta agar tidak ada sepeser pun dana yang diberikan penerima bantuan pada pemerintah. Bantuan sambungnya tidak dipungut biaya. “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Saya terus berjuang di pusat untuk kebaikan masyarakat Aceh,” pungkasnya.

Dalam peresmian itu dihadiri ratusan warga. Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad mengucapkan terima kasih pada TA Khalid atas bantuan yang diperjuangkan untuk masyarakat Lhokseumawe.

|MS
Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah...

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe,...

Bupati Aceh Utara : Data Ulang Masyarakat Miskin, Agar JKA Tepat Sasaran

LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A...

BNPB Beberkan Kendala Pembangunan Huntara Penyintas Banjir Aceh Timur

IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku...

Dana Rehab Sekolah Aceh Tamiang Cair Rp 192 M, Sisa 38 Sekolah Belum Diperbaiki

Aceh Tamiang - Bupati Aceh Tamiang secara resmi...