NewsPenumpang Bandara Rembele Bener Meriah Turun Drastis

Penumpang Bandara Rembele Bener Meriah Turun Drastis

BENER MERIAH | Arus penumpang di Bandara Rembele Bener Meriah turun dratis sejak virus corona (Covid-19) menyebar di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kepala Bandar Udara Rembele Faisal, siang ini. Menurutnya sebelumnya penerbangan dilakukan setiap hari, tapi sekarang ini dibatasi tiga kali dalam satu pekan yakni Rabu, Jumat dan Minggu, dengan memiliki satu jadwal flight dengan tujuan ke Bandara Kuala Namu (Sumatera Utara).

Dia juga menyebutkan meskipun memasuki bulan suci ramadan dan Idul Fitri, hingga saat tidak terlihat lonjakan penumpang akan terjadi, apalagi pemerintah juga melarang mudik bagi masyarakat dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mencegah penyebaran virus corona.

Selain itu, setiap penumpang tiba di Bandara Rembele akan dilakukan pemeriksaan dan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan alat thermo gun, sedangkan barang bawaan akan dilakukan penyemprotan disinfektan sesuai dengan protokol kesehatan yang diterapkan WHO.

“Sebenarnya kalau dari sisi komersil, jika okupasi penerbangan di bawah 50% tidak bisa dilakukan penerbangan karena alasan komersial,”katanya.

Lanjutnya, pihaknya bersyukur masih mau kalau dari sisi komersil, kemarin aja ada enam penumpang langsung diterbakan karena itu perintah. “untuk saat ini maskapai yang melayani penerbangan di Bandar Rembele yakni maskapai Wins Air,”katanya.

“Bandara Rembele dominannya pengguna penerbangan dari instansi pemerintahan, sementara dari masyarakat kita sangat jarang.

|RIL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

30 SPPG di Aceh Utara Tutup Sementara, 60 Ribu Murid Tidak Terlayani

LHOKSUKON - Sebanyak 30 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)...

Presiden Prabowo Harus Bertindak: Saatnya Dosen PPPK Diangkat Menjadi PNS

LHOKSEUMAWE – Dukungan Komisi X DPR RI terhadap pengalihan...

7 Bulan Pascabanjir, Sekolah Aceh Utara Belajar di Lantai, Usulan Telah Dikirim ke Pusat

LHOKSUKON - Proses belajar mengajar di SDN 2 Langkahan,...

SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

Medan– Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS...