WisataMenerobos Hutan dan Sungai, Para Guru Ziarah ke Makam Cut Meutia

Menerobos Hutan dan Sungai, Para Guru Ziarah ke Makam Cut Meutia

LHOKSUKON- Sejumlah guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan napak tilas ke makam pahlawan nasional Cut Muria, di Pucok Krueng Keureto, Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara.

Tak mudah akses menuju makam pahlawan yang berada di pedalaman itu. Mereka harus menggunakan motor trail, melewati hutan, gunung dan lembah. Bahkan puluhan kilometer harus berjalan kaki menyusuri sungai barulah tiba di makam yang berada dalam kawasan hutan ini.

Rombongan memulai perjalanan dari Matangkuli Kabupaten Aceh Utara pukul 08.00 WIB dan baru tiba sekitar pukul 15.00 WIB.

Sepanjang perjalanan mereka juga mendokumentasinya dalam bentuk video,membuat map sebagai bahan ajar untuk para siswa dalam kabupaten itu.

Ketua IGI Aceh Utara Qusthalani kepada Kompas.com, Senin (17/8/2026) menyebutkan kegiatan itu untuk memberikan pemahaman pada para siswa agar terus mencintai pahlawan bangsa.

“Sebagian kita bahkan belum pernah tau dimana makamnya. Itu untuk ukuran guru. Apalagi para murid. Karena itu, kita dokumentasikan lengkap dengan video dan mapnya. Sehingga publik bisa berkunjung,” katanya.

Sebuah pondok terlihat memayungi makam, dengan batu marmer menutupi seluruh makam. Lantai kompleks dibuat keramik. Kompleks ini direhab oleh TNI AD tahun lalu.

Dia menyarankan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara membuat rute lebih ringkas dan memperbaiki akses menuju makam itu. Sehingga masyarakat bisa mudah berziarah, memanjatkan doa pada para pahlawan bangsa.

“Semoga ke depan, pemerintah memperbaiki jalan akses menuju makam. Agar mudah dilalui seluruh jenis kendaraan,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Cut Meutia menjadikan Kecamatan Pirak Timu sebagai benteng pertahanan terakhir melawan Belanda pada Oktober 1910. Dia bersama seluruh pengikutnya diburu Belanda dan menjadikan kawasan itu sebagai lokasi perang gerilya. Cut Meutia gugur pada 24 Oktober 1910. Karena tak mungkin membawa jasadnya, pengikutnya memutuskan memakamkan Cut Meutia di kawasan hutan tersebut.|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Yuk Ngopi Cantik di ACE INN Hotel Banda Aceh

BANDA ACEH — Menikmati kopi dan hidangan sambil bersantai...

Mengintip Peran Strategis Rekind dalam Pembangunan Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia

Di balik pembangunan Pabrik Soda Ash pertama di Indonesia...

Berbulan-bulan Bertahan di Tenda, Enam KK Korban Banjir Blang Peuria Menanti Kepastian Hunian

ACEH UTARA — Banjir yang melanda Desa Blang Peuria, Kecamatan...

14 Rumah Penyintas Banjir Aceh Utara Terbelangkalai, BNPB Angkat Bicara

LHOKSUKON- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI berjanji menyelesaikan...

Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Timur Borong Tiga Penghargaan Di Banda Aceh

Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh...