LHOKSUKON- Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh,Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa meninjau banjir rob yang terjadi di Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Senin (18/5/2026). Banjir rob terjadi di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Seunuddon, Lapang, dan Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.
Kerusakan sementara berupa rumah, jalan, sawah dan hunian sementara (Huntara) penyintas banjir tahun 2025 lalu.
“Keselematan warga utama. Kami memastikan sejak kemarin, seluruh dinas sesuai bidangnya masing-masing turun membantu masyarakat korban banjir rob,” ujar Ayahwa.
Dia menyebutkan, pendataan dampak kerusakan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, bantuan masa panik dan tanggap darurat oleh Dinas Sosial Aceh Utara.
“Saya juga koordinasikan ke pemerintah pusat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan jangka panjang. Agar tidak ada lagi korban saat banjir rob mendatang,” katanya.
Dia memastikan, keamanan dan keselamatan warga harus menjadi perioritas pemerintah. Untuk Kecamatan Lapang, hunian sementara (Huntara) penyintas banjir telah ditinggalkan oleh penghuninya karena terendam banjir rob.
“Huntara juga harus dilindungi dari banjir rob. Kita terus komunikasi dengan BNPB untuk penanganan ini,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, ratusan rumah terendam banjir rob dan jalan amblas di Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon,Kabupaten Aceh Utara. Tiga hari terakhir, banjir rob menerjang sejumlah desa di kawasan pesisir Kabupaten Aceh Utara.
|MUAMMAR|KCM
Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si menyambut positif keputusan Gubernur…
LHOKSUKON - Puluhan hunian sementara (Huntara) penyintas banjir di Desa Kuala Cangkoi, Kuala Keureuto, dan…
LHOKSUKON- Ratusan rumah terendam banjir rob atau pasang purnama air laut di Desa Lhok Puuk,…
IDI RAYEUK | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menggelar rapat koordinasi pembahasan desil masyarakat Aceh Timur…
LHOKSUKON - Curah hujan dengan intensitas tinggi selama dua hari terakhir mengakibatkan tiga kecamatan di…
IDI - Kisah pilu Samsul Bahri (48), penjual air kelapa dari Gampong Seuneubok Pango, Kecamatan…
This website uses cookies.