Categories: AdvertorialFeatured

Senin, Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Bahas Desil Masyarakat

IDI RAYEUK | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menggelar rapat koordinasi pembahasan desil masyarakat Aceh Timur di Pendopo Bupati Aceh Timur, Idi, Senin (18/5/2026). Rapat yang dipimpin langsung Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, jajaran kesehatan, camat, lembaga statistik, BPJS Kesehatan, hingga perwakilan desa dan pendamping sosial guna menyamakan persepsi terkait data masyarakat sebagai dasar penyaluran program bantuan dan layanan publik.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Plt. Sekretaris Daerah, para Asisten Setdakab, Staf Ahli Bupati, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Kepala Dinas Sosial, Direktur RSUD Sultan Abdul Azis Syah, Direktur RSUD dr. Zubir Mahmud, para camat, Kepala BPS Aceh Timur, Kepala BPJS Kesehatan Aceh Timur, Ketua APDESI Aceh Timur serta Ketua Forum PKH Aceh Timur. Pertemuan itu difokuskan pada pembahasan validasi dan sinkronisasi data desil masyarakat yang menjadi acuan dalam pelaksanaan berbagai program bantuan sosial, layanan kesehatan, hingga kebijakan pengentasan kemiskinan.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan, pembahasan data desil masyarakat menjadi langkah penting untuk memastikan program pemerintah tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kelompok masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, akurasi data menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. “Kita ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil berbasis data yang valid sehingga bantuan sosial, layanan kesehatan, maupun intervensi pemerintah lainnya dapat diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Iskandar.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, lembaga statistik, fasilitas kesehatan, pemerintah desa, serta pendamping sosial sangat diperlukan untuk memperkuat integrasi data masyarakat. Dengan demikian, potensi ketidaktepatan sasaran program dapat diminimalkan sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan persoalan sosial di Aceh Timur.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap tercipta kesepahaman bersama dalam pemutakhiran dan pemanfaatan data desil masyarakat sebagai rujukan pembangunan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, serta optimalisasi program kesejahteraan sosial bagi masyarakat Aceh Timur.[]

Bagikan Postingan
Sambo

Recent Posts

Sungai Tanpa Tanggul, 3 Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir

LHOKSUKON - Curah hujan dengan intensitas tinggi selama dua hari terakhir mengakibatkan tiga kecamatan di…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Tanggung Biaya Pengobatan Warga yang Ditolak RS karena Desil 8

IDI - Kisah pilu Samsul Bahri (48), penjual air kelapa dari Gampong Seuneubok Pango, Kecamatan…

2 days ago

Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

Jakarta — Indonesia mencatat tonggak baru transformasi industri pupuk nasional melalui ekspor pupuk urea ke…

2 days ago

PWA Kecam Tindakan Aparat terhadap Jurnalis saat Demo JKA di Banda Aceh

BANDA ACEH – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Aceh (DPP-PWA) mengecam keras dugaan tindakan represif,…

2 days ago

Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

Bontang — Indonesia mencatat tonggak baru transformasi industri pupuk nasional melalui ekspor pupuk urea ke…

3 days ago

Akhirnya Suplai Arus Listrik ke Aceh Utara Normal 6 Bulan Pascabanjir

LHOKSUKON- Suplai arus listrik di Desa Geudumbak dan Desa Bukit Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh…

3 days ago

This website uses cookies.