LHOKSUKON- Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, menyalurkan 3,1 miliar biaya jatah hidup (Jatup) penyintas banjir di Balai Desa Kecamaan Sawang, Kapaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Selasa (17/3/2026).
Bantuan tahap pertama ini dberikan untuk 625 kepala keluarga (KK) atau 2.313 jiwa, dengan rincian 312 KK di Desa Blang Reuling, 60 KK di Desa Blang Teurakan, 7 KK di Desa Krueng Baro, 171 KK di Desa Lagang, dan 75 KK di Desa Paya Rabo Timu.
“Jatah hidup dihitung per jiwa Rp 15.000 per orang per hari selama 90 hari. Jadi, dari 625 KK itu sama dengan 2.313 jiwa dari lima desa itu,” sebut Ayahwa.
Politisi Partai Aceh itu menyebutkan, penyerahan hanya dilakukan simbolis. Selebihnya penyintas banjir akan mengambil dana Jadup itu di Kantor PT POS Indonesia Sawang, Aceh Utara.
“Lima desa ini tercepat menyelesaikan pendataan dan telah divalidasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Jadi, kita proses lima desa dulu,” sebutnya.
Untuk dana perabotan rumah Rp 3 juta per KK dan dana pemberdayaan ekonomi Rp 5 juta per KK akan disalurkan kemudian. “Intinya jadup dulu kita salurkan, selebihnya sesegera mungkin disalurkan,” tegasnya.
Percepat Data
Selain itu, untuk tahap berikutnya dia telah mengusulkan pencairan dana untuk 40 desa. Dia berharap, desa lainnya segera memfinalkan pendataan sehingga bisa segera diproses bantuan untuk penyintas banjir.
“Sebanyak 600 desa lebih terkena banjir. yang kita proses baru sangat sedikit untuk pencairan. Saya sudah intruksikan, kepala desa dan camat untuk mempercepat, agar bisa segera digunakan masyarakat dananya,” terang Ayahwa.
Dia menjelaskan, pendataan berjenjang dari desa ditandatangani oleh kepala desa, babinsa dan babinkamtibmas. Ditingkat kecamatan ditantangani oleh camat, kapolsek dan danramil. Lalu ditingkat kabupaten ditandatangani oleh bupati, kapolres, kajari dan dandim. Seterusnya data dikirim ke gubernur dan dikirimkan ke Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf. Barulah dana itu bisa dicairkan pada penyintas banjir.
Untuk dana sosial dari Kementerian Sosial RI disalurkan oleh PT POS Indonesia, sedangkan untuk dana stimulus rehab rumah disalurkan melalui rekening bank masing-masing penyintas banjir.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

