NewsMemasuki 4 Bulan Pascabanjir, 18.908 Penyintas Banjir Aceh Utara Masih Mengungsi

Memasuki 4 Bulan Pascabanjir, 18.908 Penyintas Banjir Aceh Utara Masih Mengungsi

ACEH UTARA – Memasuki bulan keempat pascabanjir, sebanyak 18.908 penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, masih bertahan di tenda pengungsian. Padahal, dua pekan lagi lebaran Idul Fitri 2026. Diperkirakan, sebagian penyintas banjir akan berlebaran di tenda pengungsian.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Fauzan, Senin (9/3/2026) menyebutkan, pengungsi terbesar kini berada di 12.824 jiwa tersebar di 35 titik pengungsian.

Berikutnya di Kecamatan Sawang sebanyak 2.155 jiwa tersebar di 13 titik pengungsian. Lalu Kecamatan Muara Batu sebanyak 1.024 jiwa tersebar di 13 titik pengungsian.

Berikutnya Kecamatan Tanah Jambo Aye sebanyak 936 jiwa tersebar di 27 titik pengungsian. Kecamatan Seunuddon sebanyak 663 jiwa tersebar di tiga titik pengungsian.

Lalu di Kecamatan Lapang sebanyak 625 pengungsi tersebar di tiga titik pengungsian. Kecamatan Dewantara sebanyak 378 jiwa tersebar di tiga titik pengungsian.

Lalu Kecamatan Cot Girek sebanyak 162 jiwa di satu titik pengungsian, Kecamatan Baktiya 125 jiwa di satu titik pengungsian. Terakhir di Kecamatan Nibong sebanyak 16 jiwa tersebar di tiga titik pengungsian.

“Total 10 kecamatan yang masih mengungsi. Sedangkan pembangunan hunian sementara (Huntara) masih terus dikerjakan. Kita dorong agar dipercepat oleh kontraktor mitra BNPB,” terang Fauzan.

Secara keseluruhan data BNPB menujukan sebanyak 4.423 Huntara dibangun di Aceh Utara. Dari jumlah itu sebanyak 2.918 telah selesai dikerjakan. Praktis sekitar 1.505 Huntara belum selesai dikerjakan hingga hari ini. Pengerjaan dilakukan oleh Danantara, BNPB, Kementerian Pekerjaan Umum.

Sedangkan dana tunggu hunian yang telah dibayarkan sebanyak 510 kepala keluarga. Fauzan berharap, percepatan pembangunan Huntara bisa memperkecil jumlah pengungsi menjelang lebaran Idul Fitri.

“BNPB mengusahakan agar selesai sebelum lebaran. Semoga saja bisa selesai dan tidak ada lagi pengungsi lebaran di tenda,” pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Genjot Pembangunan, Bupati Al-Farlaky Mulai Aspal Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah

Gelontorkan 4,7 Milyar Anggaran Aceh Timur — Pemerintah Kabupaten Aceh...

Perkuat Resiliensi Pasca-Bencana, Kolaborasi Multipihak Resmikan PLTS Atap di Masjid Nurul Iman Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG— Upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus resiliensi masyarakat...

Bupati Al-Farlaky: Rp 15 Miliar Untuk Jalan Lintas Keude Geurubak Tahun 2027

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Dukung Produktivitas Pembudidaya Ikan, Pupuk Indonesia Optimalkan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Sumbawa

Sumbawa– PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat dukungan terhadap...

API Wilayah Aceh Gelar Kajian Bulanan Perdana, Bahas Jiwa dan Tahapan Perkembangan Manusia dalam Al-Qur’an

Asosiasi Psikologi Islam Wilayah Aceh menyelenggarakan Kajian Bulanan perdana...