Categories: FeaturedNews

Sudah Meninggal Dunia Tercatat Sebagai Penerima Bantuan Banjir di Aceh Utara…

LHOKSUKON- Puluhan warga Desa Mee, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (6/3/2026) malam memprotes data penerima bantuan korban banjir.

Pasalnya, data yang ditempel di papan pengumuman meunasah (mushalla) itu terdapat warga yang tidak menetap di desa itu, bahkan ada penerima yang sudah meninggal dunia. Namun masih dinyatakan sebagai penerima bantuan korban banjir.

Salah seorang warga Erni, menyebutkan mereka mempertanyakan kenapa banyak sekali korban banjir yang tidak masuk dalam pendataan penerima bantuan.

“Satu kepala keluarga keluar (KK) namanya dua penerima. Namanya gantung. Sedangkan KK utama saja masih banyak yang tidak masuk dalam pendataan,” kata Erni.

Paling mengherankan sambungnya, ada warga yang sudah lama meninggal dunia malah menjadi penerima bantuan. “Ada juga yang tidak menetap di desa ini, tapi tercatat sebagai penerima bantuan. Itu kan tidak adil. Korban banjir sendiri masih banyak yang belum di data,” terangnya.

Dia berharap, pendataan dilakukan secara adil. “Benar-benar korban harus masuk pendataan, baik kategori rusak ringan, sedang dan rusak berat rumahnya,” tegasnya.

Sementara itu, Keuchik (Kepala Desa) Mee Matang Panyang Samsul Bahri menyebutkan dirinya telah menjelaskan pada warga dilakukan pendataan ulang.

“Masih ada waktu untuk sanggah data itu. diumumkan agar disanggah jika dianggap tidak benar,” terang Samsul Bahri.

Dia menyebutkan desa itu tercata 196 kepala keluarga dengan rumah 152 unit. “Silakan isi form keberatan, kita teruskan ke camat dan kabupaten,” ujarnya.

Sementara Camat Tanah Pasir, Fadli belum merespon pesan yang dikirimkan hingga berita ini ditayangkan.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

SDN 2 Dewantara Gelar Maulid, Kadis Pendidikan : Pendidikan Islami Modal Utama Anak …

ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 2 Dewantara,…

16 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

20 hours ago

Masa Sewa Huntara Berakhir Desember 2026, Nasib Ratusan Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengantung?

ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…

21 hours ago

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…

2 days ago

Steam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…

2 days ago

Puluhan Pohon, Rumah dan Kios Pedagang Rusak Diterjang Angin di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…

2 days ago

This website uses cookies.