ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky menyambut kunjungan kerja Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, di Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (27/12/2025).
Menteri Kesehatan melihati dua rumah sakit umum daerah vital, yakni RSUD Sultan Abdul Aziz Syah (SAAS) di Peureulak dan RSUD dr Zubir Mahmud di Peudawa Aceh Timur. Khusus SAAS sempat lumpuh dan penuh lumpur saat banjir pada 26 November 2025 lalu.
Di hadapan Menteri Kesehatan, Bupati Al-Farlaky melaporkan sejumlah kebutuhan mendesak di sektor kesehatan akibat dampak banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh Timur.
“Khusus RSUD SAAS, kerusakannya cukup parah. Sejumlah alat dan fasilitas kesehatan rusak sehingga tidak dapat membuka pelayanan,” ujar Al-Farlaky.
Selain rumah sakit, Bupati juga menyampaikan kondisi beberapa puskesmas yang terdampak berat, salah satunya Puskesmas di Kecamatan Serba Jadi, Lokop, yang secara fisik hilang akibat diterjang banjir.
“Beberapa puskesmas tidak bisa beroperasi karena bangunannya hilang diterpa banjir. Untuk Kecamatan Serba Jadi, kami sudah menyiapkan lahan. Kami berharap ini menjadi perhatian Pak Menteri untuk tahap pembangunan selanjutnya,” jelasnya.
Di sisi lain, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah armada ambulans yang mampu menjangkau wilayah pedalaman dengan medan berat. Menurut Bupati, ketersediaan ambulans masih sangat terbatas.
“Kita sangat membutuhkan ambulans yang bisa beroperasi di berbagai medan, seperti ambulans double cabin untuk wilayah pedalaman. Kebutuhan ini sangat mendesak,” tegas Al-Farlaky.
Bupati Al-Farlaky berharap kunjungan Menteri Kesehatan dapat menjadi langkah awal pemulihan sektor kesehatan di Aceh Timur pascabencana.
“Kesehatan adalah prioritas pelayanan publik yang harus segera pulih. Kami berharap apa yang telah kami sampaikan kepada Pak Menteri dapat segera direalisasikan agar pelayanan kesehatan kembali normal dan masyarakat mendapatkan layanan prima,” pungkasnya.
Merespon permintaan Bupati, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan Kementerian Kesehatan RI memastikan seluruh layanan kesehatan minimum bisa beroperasi. Untuk peralatan dan dukungan pembangunan sektor kesehatan dibantu dengan dana APBN.
“Kami pastikan mendukung pemulihan Aceh Timur pascabanjir,” pungkasnya.
|KOMPAS
Aceh Timur – Sebanyak 53 lanjut usia (lansia) mengikuti Wisuda Sekolah Lansia Kencana Senja dan…
Banda Aceh– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Provinsi Aceh…
IDI- Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh menggelar Festival…
LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh akhirnya memperpanjang kontrak 1.982 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian…
Medan – Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan keandalan layanan energi kepada masyarakat, Pertamina Patra Niaga…
LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh merespon pemberitaan tentang rencana penyerahan operasional dan…
This website uses cookies.