Categories: FeaturedNews

Pedagang Cabai dari Aceh Tengah; Semoga Jangan Digusur Dulu oleh Pemko Lhokseumawe…

LHOKSEUMAWE– Sejumlah warga Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh membawa cabai dari kabupaten itu untuk dijual di Kota Lhokseumawe.

Aksi ini sudah dilakukan sejak pekan kedua pascabanjir dan longsor hingga saat ini, Minggu (21/12/2025). Dampaknya, harga cabai pun anjlok, kini harga cabai merah Rp 20.000 per kilogram dan cabai rawit Rp 30.000 per kilogram.

“Kalau kami tidak bawa ke Lhokseumawe, resikonya cabai kami busuk semua. Dua minggu pertama banjir, itu capek betul, karena harus tandu cabai di punggung dan jalan kaki,” kata Salamah, pedagang cabai asal Kabupaten Bener Meriah di Lhokseumawe.

Dia pun menyewa kamar kos di Lhokseumawe. “Suami saya bawa dari Bener Meriah. Pulang dari Lhokseumawe ke Bener Meriah dia bawa beras dan bahan pangan,” terangnya.

Dua hari terakhir, sambung Salamah, kondisi jalan penghubung Gunung Salak Kabupaten Aceh Utara ke Kabupaten Bener Meriah telah bisa dilalui.

“Semoga jangan digusur dulu, kami sadar berjualan pinggir jalan ini bukan tempatnya. Tapi semoga jangan digusur dulu,” harap Salamah.

Hal senada disebutkan Iwan Rebe, pedagang cabai dari Kabupaten Aceh Tengah. Menurutnya, saat ini memang puncak musim panen cabai di dua kabupaten penghasil holtikultura itu.

“Ratusan ton cabai busuk di sana. Maka, kami usahakan bawa ke luar daerah. Murah ya sudahlah, daripada rugi total,” terangnya.

Dia berharap, pemerintah pusat terus menerus membeli cabai dari dua kabupaten itu untuk dibawa ke luar Aceh. “Sehingga petani korban longsor tidak terlalu merugi,” harapnya.

Sekadar diketahui, hingga pekan ketiga banjir dan longsor di Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah, akses jalan darat belum normal. Jalur Gunung Salak Aceh Utara ke Kabupaten Bener Meriah telah bisa dilalui walau dengan ekstra hati-hati. TNI berusaha membersihkan lumpur jalan di kawasan itu untuk bisa segera dilewati dan bahan pangan bisa didistribusi lewat jalur darat.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Cerita Kepala Desa Aceh Didatangi Warga untuk Rubah Desil Agar Tetap Terima Layanan BPJS Kesehaan

LHOKSUKON- Sejumlah kepala desa di Provinsi Aceh kini disibukan dengan merubah warga data di aplikasi…

7 hours ago

Isu Negatif Terpa Bupati, MPU Aceh Timur Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Pemerintah Daerah

ACEH TIMUR - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur, Tgk H Thahir MD atau…

7 hours ago

12 Kepala Dinas Diisi Plt, Akankah Ada Pencopotan Lagi?

LHOKSEUMAWE- Wali Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sayuti Abubakar menonaktifkan tiga kepala dinas dan badan di…

19 hours ago

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…

2 days ago

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

2 days ago

This website uses cookies.