Categories: FeaturedNews

Bupati Ayahwa Harap Presiden Melihat Dahsyatnya Kerusakan Akibat banjir di Aceh Utara

ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil berharap Presiden RI Prabowo Subianto melihat langsung betapa dahsyatnya kerusakan akibat banjir di Kabupaten Aceh Utara.

Secara umum, 75 persen rumah penduduk dari 631.980 ribu jiwa rusak total akibat bencana yang terjadi pada 26 November 2025 itu. Ditambah lagi kerusakan sektor pendidikan dan kesehatan lumpuh total/

“Jalan, jembatan putus, ratusan tebing sungai jebol. Dua bendungan utama irigasi yaitu DI Jambo Aye dan Sawang juga jebol, ancaman kelaparan di depan mata,” terang pria akrab disapa Ayahwa ini, Minggu (14/12/2025).

Dia menyebutkan, kerusakan bukan hanya di kawasan daerah aliran sungai, bahkan hingga pesisir pantai dan pegunungan. Karena itu, dia menyatakan dahsyatnya kerusakan bencana kali ini melebihi tsunami pada 2004 silam.

“Kalau infrastruktur kami pemerintah daerah tidak sanggup membangunnya. Karena itu, kami mohon bapak presiden melihat langsung kerusakannya, ini mahadahsyat,” terangnya.

Dia menyebutkan pemerintah daerah mampu menyiapkan bahan pangan untuk pengungsi. “Bukan kami tidak sanggup menyiapkan mi instan, bahan pangan ke pengungsi. Namun perbaikan infrastruktur yang begitu luas sungguh kita tidak akan mampu,” terangnya.

Karena itu, dia berharap Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah pusat memberikan perhatian khusus untuk kabupaten dengan penduduk terbanyak di Aceh itu.

Sekadar diketahui banjiri di Kabupaten Aceh Utara terjadi sejak 22 November 2025 lalu. Sedangkan kabupaten/kota lainnya terjadi pada 26 November 2025. Aceh Utara salah satu kabupaten terparah kerusakan disebabkan banjir dan longsor.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…

11 hours ago

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Puenteut, Kecamatan Blang Mangat,…

1 day ago

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengusulkan normalisasi jaringan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sambut dan membuka kegiatan…

2 days ago

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya terhadap keselamatan kerja, dengan mencatatkan pencapaian…

2 days ago

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…

3 days ago

This website uses cookies.