Categories: FeaturedParlemen

TA Khalid; Soal Listrik Aceh, Baru Menyala 60 Persen, Menteri Bahlil Jangan Bohongi Presiden

ACEH UTARA – Anggota DPR RI asal Aceh TA Khalid menyesalkan laporan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke Presiden Prabowo Subianto tentang 97 listrik di Aceh sudah menyala.

Dia menyebutkan pembantu presiden itu berbohong dan tidak melaporkan data yang benar tentang kondisi listrik di Aceh paska bencana banjir dan longsor. “Saat ini baru 60 persen listrik menyala di 18 kabupaten/kota terdampak banjir dan longsor di Aceh. Saya minta seluruh menteri laporkan data yang benar ke Presiden, jangan bohongi Presiden, sehingga Presiden bisa mengambil kebijakan yang tepat dan benar untuk rakyat,” kata politisi Partai Gerindra itu, per telepon, Selasa (9/12/2025).

Dia menyebutkan, kebohongan data berdampak langsung pada rakyat. Sehingga penanganan banjir di Aceh terkesan lambat.

“Laporkan data sesungguhnya, jangan asal bapak senang. Seluruh menteri saya minta jangan bohongi Presiden soal banjir Aceh,” tegas Ketua Forum DPR dan DPD RI asal Aceh ini.

Jika kondisi ini dibiarkan terjadi, ke depan sangat merugikan masyarakat Aceh. Bisa jadi sambung TA Khalid saat hunian sementara dibangun juga akan dikurangi data sesungguhnya. Sehingga mengadu pemimpin lokal di Aceh dengan rakyatnya.

“Kita semua bekerja untuk rakyat, jangan sampai rakyat jadi korban atas laporan palsu yang kita sampaikan pada presiden,” pungkasnya.

Sebelumnya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dua kali melaporkan ke Presiden Prabowo listrik sudah menyala 93 persen dan 97 persen pada tanggal 7 dan 8 Desember 2025.Bahkan saat Bahlil melaporkan ke Presiden manyoritas listrik di 18 kabupaten/kota terdampak banjir dan longsor masih padam.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…

7 hours ago

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Puenteut, Kecamatan Blang Mangat,…

1 day ago

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengusulkan normalisasi jaringan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sambut dan membuka kegiatan…

2 days ago

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya terhadap keselamatan kerja, dengan mencatatkan pencapaian…

2 days ago

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…

3 days ago

This website uses cookies.