Categories: FeaturedNews

Bupati Ayahwa ; 230.000 Korban Banjir Aceh Utara Diperkirakan Mengungsi Dalam Waktu Lama

ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provisi Aceh melaporkan sebanyak 230.000 warga korban banjir diperkirakan tetap berada di pengungsian dua pekan ke depan.

Hal itu terungkap dalam evaluasi penanganan banjir selama dua pekan terakhir. Tercatat 200.000 korban masih di lokasi pengungsian.Sebanyak 30 warga dinyakini tidak bisa pulang ke rumah dalam waktu dekat. Penyebabnya perlu perbaikan rumah dan pembersihan lumpur sisa banjir.

“Laporan dinas teknis 30.000 rumah belum dapat dihuni dalam waktu dekat. Karena itu, kita butuh bahan pangan tambahan, saat ini persediaan kita hanya untuk empat hari ke depan,” kata Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, Selasa (9/12/2025).

Pria yang dipanggil Ayahwa ini menyebutkan, pemerintah telah memperkirakan kondisi dua pekan ke depan. Salah satunya, suplai listrik baru 70 persen di seluruh Kabupaten Aceh Utara.

“Upaya saat ini, Dinas Pekerjaan Umum membersihkan seluruh ruas jalan, jembatan, gedung pendidikan dan kesehatan, sehingga secepat mungkin bisa beroperasi layanan minimum,” terangnya.

Suplai Air Bersih
Untuk air bersih sambung Ayahwa dirinya mengintruksikan PDAM Tirta Mon Pase menyuplai seluruh lokasi pengungsian. Sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan ibadah dan memasak bahan pangan.

Kebutuhan air bersih dalam jumlah besar memang sulit dipenuhi. Namun pemerintah berusaha memenuhi kebutuhan air bersih pengungsi dengan mengerahkan sumber daya milik PDAM.

Selama banjir, sambung Ayahwa, sumur warga sudah tidak bisa digunakan karena penuh dengan lumpur. Sehingga air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak.

“Tentu kita tetap membutuhkan semua pihak untuk pemulihan Aceh Utara. Untuk seluruh kepala dinas saya sudah intruksikan berkoordinasi dengan kementerian terkait agar bisa membantu Aceh Utara dalam dana APBN 2026,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan banjir merendam 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Daerah terparah yaitu Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Cerita Kepala Desa Aceh Didatangi Warga untuk Rubah Desil Agar Tetap Terima Layanan BPJS Kesehaan

LHOKSUKON- Sejumlah kepala desa di Provinsi Aceh kini disibukan dengan merubah warga data di aplikasi…

3 hours ago

Isu Negatif Terpa Bupati, MPU Aceh Timur Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Pemerintah Daerah

ACEH TIMUR - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur, Tgk H Thahir MD atau…

3 hours ago

12 Kepala Dinas Diisi Plt, Akankah Ada Pencopotan Lagi?

LHOKSEUMAWE- Wali Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sayuti Abubakar menonaktifkan tiga kepala dinas dan badan di…

15 hours ago

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…

1 day ago

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

2 days ago

This website uses cookies.