Categories: News

Derita Warga Belum Usai, Aceh Synergy Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Muara Batu

Aceh Utara – Di tengah lumpur yang masih menempel di halaman rumah warga dan aroma lembap yang belum hilang dari pengungsian, Tim Aceh Synergy hadir membawa harapan bagi ribuan korban banjir bandang di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Sebanyak tiga ton beras serta berbagai kebutuhan pokok lainnya diserahkan sebagai bantuan tahap pertama, hasil donasi masyarakat Indonesia sejak hari pertama bencana melanda.

Kordinator Tim Aceh Synergy, Muhammad Furqan, mengatakan bahwa bantuan disalurkan ke beberapa gampong di Kecamatan Muara Batu, yaitu Keude Mane, Cot Seurani, Pante Gurah, dan Tanah Anoe.

“Ini bantuan yang masyarakat Indonesia titipkan kepada kami. Ada beras, mie instan, pakaian, popok bayi, keperluan wanita, air minum, perlengkapan mandi, kurma, dan kebutuhan lainnya,” ujar Furqan.

Selain penyaluran bantuan, Aceh Synergy juga telah membentuk tim di Meureudu (Pidie Jaya), Langsa, dan Aceh Tamiang. Sementara posko utama untuk Aceh Utara dan Bireuen dipusatkan di Kota Lhokseumawe.“ Kami hanya berusaha hadir untuk meringankan beban warga,” ujar Furqan.

Di Gampong Cot Seurani, banjir merendam 100 persen sawah warga, padahal sebagian sudah siap panen. Kerugian besar itu membuat banyak keluarga kehilangan satu-satunya sumber penghasilan.

“Bantuan seperti ini sangat kami butuhkan. Warga masih berusaha membersihkan rumah, tapi untuk makan mereka harus ke dapur umum,” tutur Geuchik Cot Seurani, Azman Abdul Wahid.

Bahkan ia mencatat bahwa jumlah pengungsi mencapai 1.720 jiwa. Sebagian warga masih bertahan di Meunasah karena rumah mereka belum bisa ditinggali.

“Banyak anak kecil dan lansia yang harus tidur berdekatan di tikar tipis, bertahan dari dingin malam,”ujarnya.Sementara itu, di Gampong Keude Mane, suasana posko semakin ramai. Setiap hari warga datang untuk mendapatkan makanan siap saji dari dapur umum yang didirikan oleh pihak desa.

Geuchik Keude Mane, Zulfakar, mengatakan bahwa posko tersebut akan dijadikan posko sentral untuk membantu seluruh gampong di Muara Batu.

“Di posko ini kami juga membuka posko pengobatan. Pengungsi di Keude Mane sendiri ada 875 jiwa. Kami berharap bantuan terus masuk, khususnya untuk warga Muara Batu dan secara umum untuk semua korban banjir di Aceh,” kata Zulfakar.

Meski banjir telah mereda, beban warga belum sepenuhnya terangkat. Rumah yang rusak, lahan pertanian yang gagal panen, serta kebutuhan harian yang mendesak membuat para korban harus bertahan lebih lama dalam situasi sulit.

Bagi para korban, setiap karung beras, setiap paket bantuan, dan setiap tangan yang datang membantu terasa seperti bukti bahwa mereka tidak menghadapi bencana ini sendirian.

Bagikan Postingan
Mumul

Recent Posts

Saat Lansia Aceh Timur Diwisuda..

Aceh Timur – Sebanyak 53 lanjut usia (lansia) mengikuti Wisuda Sekolah Lansia Kencana Senja dan…

1 day ago

Pertamina Gandeng Lintas Instansi, Jamin Pasokan BBM Aceh Tetap Lancar

Banda Aceh– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Provinsi Aceh…

2 days ago

Rasakan Penganan Lokal Aceh Timur di Festival Penajoh

IDI- Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh menggelar Festival…

2 days ago

Kontrak 1.982 PPPK Lhokseumawe Akhirnya Diperpanjang, Anggaran TPP Belum Tersedia

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh akhirnya memperpanjang kontrak 1.982 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian…

3 days ago

Komisaris dan Direktur Pertamina Patra Niaga Pastikan Keandalan Layanan SPBU

Medan – Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan keandalan layanan energi kepada masyarakat, Pertamina Patra Niaga…

4 days ago

Kebijakan RSU Cut Meutia Akan Diserahkan ke Pemko Lhokseumawe, Bupati Ayahwa : Belum Diserahkan Sebelum RSU Mukhtar Hasbi Refresentatif

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh merespon pemberitaan tentang rencana penyerahan operasional dan…

4 days ago

This website uses cookies.