Iskandar Farlaky
ACEH TIMUR- Bupati Aceh Timur, Provinsi Aceh, Iskandar Usmal Al-Farlaky setuju pembatasan penggunaan strobo dan sirine untuk pejabat negara. Penggunaan sirine dan strobo hanya dibolehkan jika kondisi mendesak. Sehingga tidak menganggu kenyamanan pengendara lainnya.
“Saya sendiri jarang gunakan sirine atau strobo itu. Kita gunakan biasanya jika mendesak, jadwalnya mepet harus ke acara tertentu dan dalam konvoi panjang. Baru digunakan, itu pun tujuannya untuk kenyamanan pengendara lainnya,” kata politisi Partai Aceh itu, dihubungi Senin (22/9/2025).
Dia menyebutkan, konvoi kendaraan harus diberikan tanda sirine agar diketahui oleh pengendara lain. Sehingga tidak menyelinap dan mengakibatkan tabrakan beruntun.
“Kalau acaranya tidak buru-buru atau tidak ada konvoi kendaraan, saya tak pernah pakai sirine,” terang Iskandar.
Dia menyebutkan, penggunaan sirine jangan sampai melukai hati pengendara jalan lainnya. Apalagi muncul praktik arogansi dan melawan arus.
“Jangan sampai sirine dipakai buat tidak nyaman orang lain. Kalau sudah melanggar aturan lalu lintas, silakan ditindak,” terangnya.
|RIL|DIMAS
Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat sinergi dengan berbagai…
JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali memperkuat kiprahnya dalam pembangunan industri kimia nasional melalui kepercayaan…
Padang Pariaman– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal Minangkabau…
Jakarta-- Upaya mempercepat pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup) bagi korban banjir di Aceh Timur terus…
LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…
BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…
This website uses cookies.