Categories: Advertorial

Aceh Utara Serius Tangani HIV/AIDS: Skrining, Edukasi, dan Dukungan Sosial Ditingkatkan

Aceh Utara – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus menunjukkan komitmennya dalam menanggulangi penyebaran HIV/AIDS. Melalui Dinas Kesehatan, berbagai program strategis dijalankan secara berkelanjutan demi menciptakan masyarakat yang sehat, inklusif, dan bebas stigma terhadap Orang dengan HIV (ODHIV).

Sejak November 2023, Dinas Kesehatan Aceh Utara telah mengimplementasikan program pemeriksaan viral load bagi ODHIV. Langkah ini menjadi bagian penting dalam pemantauan efektivitas pengobatan Antiretroviral (ARV) yang diberikan.

“Kami terus memperkuat layanan skrining dan pemantauan HIV di Aceh Utara, termasuk pemeriksaan viral load yang sangat penting untuk memastikan efektivitas terapi ARV,” ujar dr. Febrianto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Utara, Selasa (22/7/2025).

Dengan pengujian viral load, tenaga kesehatan dapat memastikan bahwa terapi berjalan efektif dan virus HIV ditekan hingga tingkat tidak terdeteksi. Ini adalah kunci utama untuk menjaga kualitas hidup ODHIV dan mencegah penularan lebih lanjut.

Skrining Aktif di Populasi Kunci dan Lokasi Berisiko

Kesadaran dini adalah pertahanan utama dalam penanggulangan HIV. Untuk itu, Dinas Kesehatan juga gencar melaksanakan program Mobile VCT (Voluntary Counseling and Testing) di berbagai titik lokasi yang dianggap memiliki risiko tinggi. Kegiatan ini menyasar delapan kelompok populasi kunci, yaitu:

  • Ibu hamil
  • Pasien TBC
  • Pengguna narkoba suntik
  • Lelaki seks lelaki (LSL)
  • Pekerja seks
  • Waria
  • Warga binaan lembaga pemasyarakatan
  • Pasien dengan infeksi menular seksual (IMS)
  • Selain skrining di lapangan, masyarakat umum juga diimbau untuk melakukan pemeriksaan secara mandiri ke Puskesmas setempat yang telah menyediakan layanan VCT secara gratis dan rahasia.

Lawan Stigma, Perkuat Dukungan

Pemerintah menyadari bahwa tantangan besar dalam penanganan HIV/AIDS bukan hanya medis, tetapi juga sosial. Stigma dan diskriminasi masih menjadi penghalang besar bagi ODHIV untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak.

Untuk itu, Dinas Kesehatan Aceh Utara secara berkala menyelenggarakan pelatihan tenaga kesehatan, kampanye edukatif di sekolah dan pesantren, serta sosialisasi ke masyarakat luas. Program ini bertujuan menghapus stigma, membangun pemahaman, dan menciptakan lingkungan yang mendukung dan ramah terhadap ODHIV.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Utara, dr. Febrianto

“Kami terus memperkuat layanan skrining dan pemantauan HIV di Aceh Utara, termasuk pemeriksaan viral load yang sangat penting untuk memastikan efektivitas terapi ARV,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Jalaluddin melalui dr. Febrianto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Utara.

Selain aspek medis, kata Febrianto, pihaknya juga menaruh perhatian besar pada penghapusan stigma melalui edukasi yang konsisten, baik di sekolah, pesantren, maupun masyarakat umum.

“Kunci keberhasilan dalam penanggulangan HIV/AIDS adalah kolaborasi lintas sektor dan keterbukaan masyarakat untuk melakukan deteksi dini,” tambahnya.

Bersama, Kita Bisa

Langkah-langkah yang ditempuh oleh Pemkab Aceh Utara ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mengendalikan epidemi HIV/AIDS. Tidak hanya mengandalkan pendekatan medis, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan berbasis komunitas.

“Masyarakat diharapkan tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan HIV secara sukarela. Deteksi dini menyelamatkan, dan setiap langkah kecil menuju kesadaran bersama akan membawa perubahan besar bagi masa depan Aceh Utara yang lebih sehat dan inklusif,”tutupnya.

|ADVERTORIAL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Fairuz Hotel by Calandra Takengon Hadirkan Promo Spesial “AFTER SCHOOL Holiday”, Diskon 20 Persen hingga 30 Agustus 2026

TAKENGON – Fairuz Hotel by Calandra Takengon menghadirkan promo spesial bertajuk AFTER SCHOOL Holiday sebagai…

4 hours ago

Nah Lo, 6 Mobil Pemkot Lhokseumawe Masih Dikuasai Pensiunan Pejabat

LHOKSEUMAWE – Sebanyak enam mobil dinas dari sejumlah dinas masih dikuasai oleh pensiunan Pegawai Negeri…

4 hours ago

250 Fotografer Muda Unimal Pamerkan Pesona Wisata Aceh

LHOKSUKON– Sebanyak 250 karya fotografi bertema destinasi wisata Aceh dipamerkan di halaman Aula Fakultas Ilmu…

1 day ago

Piala Bupati Aceh Timur Cup II Sukses Digelar, Darul Ihsan Juara Lewat Drama Adu Penalti

Aceh Timur – Turnamen Piala Bupati Aceh Timur Cup II resmi berakhir dengan penuh kemeriahan…

1 day ago

Aceh Tenggara Batasi Pembelian BBM, Pertamina Patra Niaga Angkat Bicara

Kutacane– Sebagai badan usaha yang mendapat penugasan dari Pemerintah, PT Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen…

2 days ago

Kisah Chaidir Saleh, Beri “Sentuhan” Manisnya Melon Premium Aceh Tamiang

Merintis sebagai petani melon sejak tujuh tahun lalu, kini ia membagikan ilmunya dan mengajak anak…

2 days ago

This website uses cookies.