Categories: AdvertorialFeatured

Cukupkan ASI Eksklusif, Melihat Program Isi Piringku di Aceh Utara

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak melalui kampanye pemberian ASI eksklusif yang terintegrasi dengan program “Isi Piringku”. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amiruddin, menegaskan bahwa upaya ini menjadi strategi penting dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas generasi masa depan.

Dalam keterangannya, Amiruddin menyebutkan bahwa ASI eksklusif merupakan fondasi utama kehidupan bayi sejak lahir hingga usia enam bulan. “ASI mengandung seluruh zat gizi yang dibutuhkan bayi, termasuk antibodi alami yang tidak bisa digantikan oleh susu formula. Ini adalah investasi kesehatan jangka panjang,” ujarnya dalam kegiatan sosialisasi kesehatan di salah satu puskesmas di Aceh Utara.

Ia menjelaskan, pemberian ASI eksklusif harus dimulai sejak satu jam pertama setelah kelahiran melalui Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Pada tahap ini, bayi diletakkan di dada ibu agar terjadi kontak kulit ke kulit, sehingga merangsang refleks menyusu secara alami. Setelah itu, ibu dianjurkan menyusui bayi secara rutin tanpa jadwal kaku, atau dikenal dengan metode on demand, yakni setiap kali bayi menunjukkan tanda lapar seperti menangis, mengisap jari, atau membuka mulut.

Cara memberikan ASI eksklusif yang benar juga mencakup teknik pelekatan yang tepat. Mulut bayi harus mencakup sebagian besar areola, bukan hanya puting, agar hisapan efektif dan tidak menimbulkan luka pada ibu. Posisi tubuh bayi juga harus sejajar dengan tubuh ibu, sehingga bayi tidak perlu memutar kepala saat menyusu. Ibu disarankan untuk menyusui selama 10–20 menit pada setiap payudara agar bayi mendapatkan ASI awal (foremilk) dan ASI akhir (hindmilk) yang kaya lemak.

Selain itu, ibu tidak dianjurkan memberikan makanan atau minuman tambahan seperti air putih, madu, atau bubur sebelum bayi berusia enam bulan. Setelah enam bulan, barulah bayi diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MP-ASI), sementara ASI tetap dilanjutkan hingga usia dua tahun atau lebih.

Dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif, Amiruddin menekankan pentingnya asupan gizi ibu. Program “Isi Piringku” menjadi panduan bagi ibu untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah-buahan. “Kualitas ASI sangat dipengaruhi oleh kondisi ibu. Karena itu, ibu harus sehat dan cukup gizi,” katanya.

Dinas Kesehatan Aceh Utara juga активно melakukan edukasi melalui posyandu, puskesmas, serta kader kesehatan desa. Pendampingan dilakukan sejak masa kehamilan hingga setelah persalinan, termasuk konseling laktasi bagi ibu yang mengalami kesulitan menyusui. Dukungan keluarga, terutama suami, juga dinilai sangat penting dalam menjaga keberlanjutan ASI eksklusif.

Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara optimistis angka stunting dapat ditekan secara signifikan. Program ini tidak hanya menargetkan perbaikan gizi jangka pendek, tetapi juga membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.

Panduan Cara Memberi ASI Eksklusif yang Benar:

  • Pelekatan (Latch-on) yang Benar: Pastikan mulut bayi terbuka lebar, dagu menempel payudara, bibir bawah terlipat keluar, dan sebagian besar areola (bagian gelap) masuk ke mulut bayi.
  • Posisi Menyusui: Posisi perut bayi menempel dengan perut ibu (chin to breast), telinga, bahu, dan panggul bayi sejajar.
  • Frekuensi: Susui bayi sesering mungkin atau setiap kali ia menginginkannya (on-demand), idealnya 8-12 kali sehari.
  • Durasi: Biarkan bayi menyusu hingga payudara terasa kosong (sekitar 20-30 menit untuk dua sisi).
  • Teknik Memerah ASI (ASIP): Cuci tangan, gunakan pompa (manual/elektrik) atau tangan, simpan dalam wadah steril.
  • Penyimpanan ASIP: ASI perah bertahan hingga 4 jam di suhu ruang, 2-3 hari di kulkas bawah, dan 3-6 bulan di freezer.
  • Cara Memberikan ASIP: Cairkan di kulkas, lalu rendam di air hangat (bukan air mendidih) sebelum diberikan. Jangan gunakan microwave

|ADVERTORIAL

Bagikan Postingan
Sambo

Recent Posts

Bupati Al-Farlaky Percepat Pembangunan Huntap Serba Jadi

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., memimpin rapat bersama warga…

2 days ago

Dentuman Rapai Menggema Hingga Dini Hari

LHOKSUKON – Sebanyak 50 tim Rapai Pase menabuh rapai (alat musik tradisional) di Desa Dayah…

2 days ago

Pupuk Indonesia Dukung Regenerasi Atlet Angkat Besi Melalui Kejurnas Angkat Besi Youth & Junior 2026

Semarang – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional. Komitmen…

2 days ago

Syekh dan Ketua Grup Terima Penghargaan Dalam Pertunjukan Budaya Duel Akbar 50 Rapai Pase

LHOKSUKON – Sebanyak 16 pemimpin rapaiyang terdiri syekh dan ketua grup menerima piagam penghargaan atas dedikasi danpengabdian…

2 days ago

Rumoh Rapai Pase Dideklarasikan dalam Pertunjukan Budaya Duel Akbar 50 Rapai Warisan Indatu dan Gen Z

LHOKSUKON – Rumoh Rapai Pase dideklarasikan dalam Pertunjukan Budaya Duel Akbar 50 Rapai Pase yang mempertemukan Blah Nou Krueng…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Buka Khitan Massal Baitul Mal, 118 Anak Terima Layanan dan Santunan

ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur menggelar kegiatan…

2 days ago

This website uses cookies.