ACEH UTARA – Ikatan Mahasiswa Tanah Luas (IMATA) Kabupaten Aceh Utara, Departemen Humas IMATA Khussyairi atau Akrab di sapa (SIGEUM) mengutuk tindakan pembunuhan oleh Oknum TNI AL terhadap masyarakat Aceh, “Rakyat Aceh i Timbak Lom, Pue hana ingat masa awai?”
Hasfiani alias Imam (ALM) di temukan tewas mengenaskan di Gunung Salak Kabupaten Aceh Utara pada Senin, 17 Maret 2025. Peristiwa ini memicu kemarahan Rakyat Aceh yang mana Rakyat telah menelan pil pahit semasa Konflik.
“Alat Negara telah mematikan Rakyat Aceh, perlakuan Biadab Oknum TNI AL membuka Luka Baru Rakyat Aceh terhadap negara, tindakan yang dilakukan Oknum TNI AL memperlihatkan Wajah lama di saat Konflik Aceh”. Ujar Khussyairi Aktivis Pasee.
Aceh Utara adalah salah satu daerah yang memiliki sejarah kelam dengan Negara. Bagi Rakyat Aceh kekerasan TNI 20 tahun silam begitu kuat terekam di ingatan, bahkan 2003 Pascareformasi Pemerintah RI menerbitkan Kaprres 28/2003 tentang Darurat Militer.
“Bukan hanya TNI tetapi Negara harus ikut hadir untuk memulihkan Keluarga Korban dan Rakyat Aceh, agar kemarah Besar Rakyat Aceh terhadap Negara dapat diredam” Tegas Khussyairi.
Negara harus mengingat bahwa Aceh memiliki sejarah panjang dengan NKRI. Oleh karna itu Negara harus hadir untuk menyelesaikan kejadian ini, dan PR besar bagi TNI yang bertugas di Aceh untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas dan fungsinya karna Rakyat Aceh masih sentimen terhadap perang.
|AFKAR SAMBO
JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali memperkuat kiprahnya dalam pembangunan industri kimia nasional melalui kepercayaan…
Padang Pariaman– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal Minangkabau…
Jakarta-- Upaya mempercepat pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup) bagi korban banjir di Aceh Timur terus…
LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…
BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…
JAKARTA – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang kasus serius. Mantan Kapolri yang kini…
This website uses cookies.