Categories: Edukasi

Guru Aceh: Pak Presiden Tolong Batalkan Penundaan Pengangkatan CASN

ACEH UTARA – Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Qusthalani, memprotes kebijakan Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk menunda pengangkatan CASN (Calon Aparatur Sipil Negara) tahun 2024 ke tahun 2026.

Penundaan pengangkatan CASN terdiri dari calon pegawai negeri sipil dan calon pegawai dengan perjanjian kerja itu menunjukan ketidaksiapan pemerintah merekrut pegawai.

“Kebijakan ini sangat menyakitkan hati para lulusan CPNS dan PPPK, dimana lebaran juga di depan mata. Guru kami banyak juga yang bernasib seperti itu,” kata Qusthalani.

Dia menyebutkan, mayoritas CASN sudah mengundurkan diri dari tempat pekerjaan sebelumnya karena telah dinyatakan lulus sebagai PNS atau PPPK.

“Guru yang lulus PPPK dan CPNS sudah tidak diberi gaji honorernya. Guru lainya sudah mengundurkan diri dari sekolahnya, karena sudah dinyatakan lulus. Lalu, setun mereka tidak memiliki penghasilan?,” sebutnya.

Dia meminta, Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan kegaduhan terkait kebijakan penundaan pengangkatan CASN itu.

“Pemerintah seharusnya lebih transparan dalam merencanakan kebutuhan pegawai serta memastikan proses rekrutmen tidak terganggu oleh permasalahan yang belum terselesaikan. Jika kebijakan terus berubah tanpa perencanaan matang, maka kepercayaan publik terhadap sistem seleksi ASN akan semakin tergerus,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Kemenpan RB meunda pengangkatan CASN ke tahun 2026. Dalihnya, pengangkatan akan dilakukan secara serentak. Mengingat saat ini masih berlangsung rekrutmen CASN tahun 2024 yang belum rampung hingga akhir Desember 2025.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

5 days ago

This website uses cookies.