Categories: News

Berpanas-panas dan Tanpa Media Center di Area PON Bandara Malikussaleh …

 

ACEH UTARA– Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Bandara Sultan Malikussaleh Aceh Utara, telah berlangsung dua pekan terakhir. Masyarakat menonton arena yang digunakan untuk cabang olahraga paramotor dan terbang layang ini berpanas-panas. Tidak ada tenda khusus untuk penonton.

Saat ini, terbang layang sedang berlaga di bandara tersebut hingga 19 September 2024 mendatang. Sebelumnya, paramotor telah selesai merampungkan rangkaian lomba.

Di lokasi itu juga tidak tersedia ruangan media center. Para wartawan yang datang hanya berteduh di bawah pohon luar bandara, atau di kantin bandara tersebut. Tidak tersedia secara khusus pula jaringan internet untuk wartawan.

Salah seorang wartawan di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, Mulyadi, Selasa (10/9/2024) menyebutkan tidak ada fasilitas untuk mendukung kinerja liputan PON di area itu.

“Wifi kita pakai wifi sendiri, tidak ada ruangan khusus pula. Jadi seluruhnya kita tanggung sendiri untuk meliput PON di Bandara Sultan Malikussaleh ini,” terang Mulyadi.

Seemntara itu, Haziah Hasim penonton di lokasi menyebutkan, tidak ada khusus area penonton yang sejuk dan nyaman. “Kalau panas ya berpanas-panas sambil menonton. Meski begitu antusias masyarakat ramai menonton area PON,” katanya.

Dia berharap, pelaksana kegiatan menyediakan tenda lebih banyak sehingga bisa digunakan untuk menonton dengan nyaman. “Tanpa harus berpanas-panas dibawah matahari,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Humas Terbang Layang, Nasir Age, dihubugi terpisah membenarkan tidak ada ruang media center untuk wartawan yang meliput di lokasi itu.

“Jaringan wifi hanya tersedia satu titik di lokasi wasit. Tidak disediakan lebih banyak,” katanya.

Dia menyebutkan, untuk tenda penonton tersedia untuk kapasitas 50-100 penonton. “Selebihnya bisa menonton di luar pagar bandara. Khusus untuk terbang layang ini memang menonton tidak boleh terlalu dekat,” katanya.

Dia menyarankan penonton bisa memilih lokasi di luar pagar bandara. “Persisnya di belakang bandara, itu jarak dengan landasan pacu bandara hanya 50 meter. Lebih enak nonton dari kawasan itu,” terangnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Ini Saran Pengamat Unimal untuk Tatakelola MBG Presiden Prabowo

LHOKSEUMAWE | Pengamat Komunikasi Politik, Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Masriadi Sambo,…

12 hours ago

Ditopang Transformasi Tata Kelola dan Efisiensi, Pupuk Indonesia Kembali Masuk Fortune Southeast Asia 500

Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 (FSEA500)…

17 hours ago

Cuaca Ekstrem, Wilayah Tengah Aceh Waspada Longsor

LHOKSUKON– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

1 day ago

Selama Libur Sekolah Relawan MBG Tanpa Gaji di Lhokseumawe, Warga Minta BGN Jaga Kualitas

LHOKSEUMAWE- Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan suplai distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur sekolah…

1 day ago

Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah: Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran

COT GIREK: Ribuan orang pekerja dan keluarganya di salah satu Kebun milik BUMN di Cot…

1 day ago

Pupuk Indonesia Mampu Tingkatkan Produktivitas Padi di Kulon Progo Melalui Pemupukan Berimbang

Kulon Progo – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus mendorong petani di berbagai daerah untuk menerapkan…

1 day ago

This website uses cookies.