Categories: News

Lhokseumawe Belum Ajukan Formasi CPNS dan PPPK 2024

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, belum mengajukan kebutuhan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan calon Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi tahun 2024.

Kepala Badan Kepegawaian Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lhokseumawe, Irsyadi, Kamis (11/1/2024) menyebutkan, saat ini, timnya sedang meminta jumlah kebutuhan pegawai dari masing-masing kantor, badan dan dinas di Kota Lhokseumawe.

“Masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah) kita minta mengirimkan kebutuhan pegawainya ke kita. Dari situ nanti baru kita formulasikan berapa total formasi yang kita minta ke pemerintah pusat untuk tahun ini,” kata Irsyadi.

Dia membenarkan, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah mengirimkan surat untuk seluruh kementerian dan pemerintah daerah tentang usulan formasi PPPK dan CPNS tahun 2024.

Apalagi, tahun ini direncanakan rekrutmen CPNS dan PPPK dilakukan tiga kali dalam setahun dengan total formasi 2,6 juta orang.

“Nanti saya kabari lagi berapa jumlah yang kita minta formasinya untuk rekrutmen tahun ini,” terang Irsyadi.

Usul Jumlah Maksimal
Sementara itu, salah seorang masyarakat di Kota Lhokseumawe, Muhammad, berharap Pemerintah Kota Lhokseumawe mengusulkan formasi CPNS dan PPPK dalam jumlah besar. Sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di kota itu.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe, jumlah pengangguran sebanyak 8.221 orang. Sedangkan jumlah honorer di Lhokseumawe saat ini sebanyak 2.975 orang.

“Kami harap, Pj Wali Kota Lhokseumawe, A Hanan, mengusulkan dalam jumlah besar formasi CPNS dan PPPK tahun ini. Sayang honorer akan berakhir masa kerja tahun ini dan jika tidak lulus PPPK, maka tak bisa bekerja lagi,” pungkas Muhammad.

|DIMAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

5 days ago

This website uses cookies.