Categories: News

PIM Produksi Urea 408.323 Ton Sepanjang 2023

LHOKSEUMAWE – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Provinsi Aceh memproduksi produksi urea sebesar 408.323 ton, ammonia sebesar 275.200 ton, dan NPK sebesar 69.083 ton sepanjang tahun 2023.

Hal itu diungkapkan Direktur Operasi & Produksi Jaka Kirwanto, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Eko Setyo Nugroho, Komisaris Utama Marzuki Daud, saat pengantongan akhir tahun pupuk urea di pabrik perusahaan plat merah itu di Krueng Geukuh, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Sabtu (30/12/2023) malam.

Direktur Operasi & Produksi PIM, Jaka Kirwanto kepada wartawan menyebutkan, sebagai anak perusahaan Pupuk Indonesia, tahun 2024 PIM akan mendistribusikan pupuk NPK subsidi di wilayah kerjanya saat ini (Aceh, Sumut, Sumbar, Riau dan Kepri) pada tahun 2024. Pabrik NPK ini sendiri baru diresmikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada tanggal 10 Februari 2023.

“Dengan beroperasinya Pabrik Pupuk NPK, PIM dapat berkontribusi lebih besar lagi dalam pemenuhan kebutuhan Pupuk NPK untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” terang Jaka.

Dia menyebutkan PIM berkomitmen untuk melakukan langkah-langkah strategis demi tersedianya kebutuhan bahan baku gas sebagai kebutuhan utama bahan baku pabrik.”Kami pastikan mengoptimalkan operasional Pabrik untuk tercapainya target produksi sehingga dapat terus memberikan kontribusi yang maksimal dalam memenuhi kebutuhan pupuk,” terangnya.

Pengembangan Bisnis

PIM sambung Jaka, terus melakukan pengembangan bisnis diantaranya  diantaranya komersialisasi lahan IMIA (Iskandar Muda Industrial Area), program makmur dan program-program strategis berdasarkan  sumber daya yang tersedia seperti blok minyak dan gas seperti di Blok Andaman, Blok Gebang, Blok Bireuen Sigli Oil and Gas serta potensi sawit dan sumberdaya lainnya.

Dia menyebutkan, PIM juga membangun pabrik blue ammonia dan green ammonia sebagai industri hijau. “PIM mengajak investor untuk melakukan investasi hilirisasi sawit di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun-Lhokseumawe untuk bersama-sama mewujudkan kawasan Green Industry Cluster (GIC) pertama di Indonesia,” pungkasnya.

|RIL|DIMAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Satu Hari di Com Fes dengan Sejuta Kebahagiaan…

Puluhan mahasiswa meriung di halaman DPR (Di Bawah Pohon Rindang) Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh…

5 hours ago

6 Dapur MBG Lhokseumawe Stop Operasi Buntut Dana Operasional Belum Cair

LHOKSEUMAWE- Sebanyak enam dari 26 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh,…

20 hours ago

Bupati Al-Farlaky Pantau Operasi Bibir Sumbing, 36 Anak Aceh Timur Kembali Tersenyum

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meninjau langsung pelaksanaan operasi…

21 hours ago

Promo JUJUR, Residence Hotel Syariah by Calandra Berikan Diskon Hingga 25 Persen Sambut Liburan Sekolah

Medan, – Menyambut momen liburan sekolah akhir semester, Residence Hotel Syariah by Calandra menghadirkan program…

21 hours ago

Melalui PIU, Rekind Group Perkuat Kiprahnya di Sektor EBT

JAKARTA | Lewat PT Pupuk Indonesia Utilitas (PIU) selaku Anak Usaha, PT Rekayasa Industri (Rekind)…

22 hours ago

BNNP Aceh dan Pemkab Aceh Timur Teken Nota Kesepakatan Pembentukan ULT P4GN

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memperkuat sinergi dalam upaya…

3 days ago

This website uses cookies.