Categories: Edukasi

Dosen Unimal Kritik Gaya Hidup Hedon Pejabat Negara

Lhokseumawe – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Malikussaleh, Masriadi Sambo menilai sikap para Aparatus Sipil Negara yang gemar memamerkan gaya hidup mewah dan hedonis, menjadi masalah di seluruh Kementrian dan lembaga.

“Karena dapat mempengaruhi kepercayaan publik. Dalam hal ini Pemerintah haru mengeluarkan regulasi dan sanksi khusus bagi para aparatur negara agar dapat ditertipkan,” kata Masriadi Sambo,  (6/3/2023).

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyinggung perilaku pejabat dirgen pajak dan bea cukai dan yang belakangan menjadi sorotan masyarakat karena berperilaku jemawa pamer harta kuasa dan hedonis Jokowi meminta agar seluruh menteri dan kepala lembaga untuk mendisiplinkan jajarannya.

Masriadi, menilai Kemenpan RB telah mengeluarkan aturan tentang gaya hidup sederhana bagi ASN dan para pejabat negara, namun aturan tersebut dibuat tanpa sanksi sehingga dinilai tidak efektif.

Pemerintah diminta agar mengeluarkan regulasi dan sanksi khusus bagi para aparatur negara yang gemar memamerkan gaya hidup mewah, sehingga aturan tersebut efektif dan dapat dipatuhi, seperti sanksi pemotongan tunjungan dan sanksi lainnya.

Menurut Masriadi, kasus perilaku hidup mewah, pamer harta, kuasa dan hedonis pejabat Dirgen pajak dan bea cukai yang saat ini mejadi sorotan, dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terlebih diera media sosial saat ini, dimana masyarakat diminta untuk membayarkan pajak namun para pejabat berbuat sebaliknya.

“Regulasi dan sanksi khusus harus diberlakukan untuk seluruh golongan ASN maupun lembaga Pemerintahan lainnya hingga ke tingkat daerah. regulasi tersebut nantinya harus tetap diawasi baik dari Menpan RB Mendagri hingga Kemenkeu,” harapnya.

|TVRI|DIALEKSIS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

1 day ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

1 day ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

5 days ago

This website uses cookies.