Categories: News

31 Persen Anak Aceh Stunting, Satu Tingkat Diatas Papua dan Papua Barat

LHOKSEUMAWE | Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo, menyebutkan 31 persen angka stunting di Provinsi Aceh. Artinya, Jika 100 anak lahir di Aceh, maka 31 diantaranya mengalami stunting. Secara nasional posisi Aceh lebih baik dari Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Besok saya pertemuan dengan 12 wali kota dan bupati di Bener Meriah. Saya minta agar angkanya dipastikan, di audit angka rilnya. Sehingga bisa diberi stimulus yang benar untuk menurunkan angka stunting ini,” kata Hasto kepada Kompas.com di Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Rabu (11/7/2023).

Dia menyebutkan, masalah lainnya yang mempengaruhi stunting yaitu gaya hidup sehat dan ketersediaan jamban. Untuk itu diperlukan kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah untuk menekan angka stunting di Provinsi Aceh.

“Pusat memberi dana stimulus untuk masing-masing kabupaten/kota. Kalau untuk Lhokseumawe itu angkanya Rp 2 miliar lebih. Kabupaten/kota lain angkanya berbeda-beda sesuai dengan jumlah penduduk,” sebutnya.

Uang itu akan digunakan untuk biaya operasional keluarga berencana dalam arti pendampingan keluarga. “Sehingga bisa membantu dana dari pemerintah daerah,” terangnya.

Dia menegaskan, penyuluh dari BKKBN sudah dibelikan sepeda motor untuk menjangkau seluruh pelosok di Aceh.

“Sehingga pendampaingan ke rumah-rumah sudah ada tranportasinya, tidak terkendala lagi. Semoga kerjasama dengan daerah bisa segera menekan angka stunting kita di Indonesia, dan masing-masing kabupaten/kota,” terangnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Lhokseumawe, Imran, menyebutkan angka stunting akan diuadit ulang. “Data harus benar, sehingga programnya benar. Itu kita siapkan alokasi dana di Dinas Kesehatan dan Badan Pemberdayaan Masyarakat untuk stunting. Nominalnya saya lupa,” pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dua Kali Bencana, Hidup Seadanya di Pedalaman Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

8 hours ago

Komisaris Utama dan Direktur Kelelembagaan & Kepatuhan Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan Operasional Infrastruktur Energi di Sumatera Barat

Padang – Pertamina Patra Niaga melaksanakan kegiatan Management Walkthrough (MWT) pada 1 s.d 3 Juni…

8 hours ago

BMKG Minta Warga Waspada, 85 Hutara Rusak Karena Angin Kencang di Aceh Utara

LHOKSUKON – Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

1 day ago

TP PKK Aceh Timur Lakukan Pembinaan dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Gampong Paya Lipah

PEUREULAK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur, Lismawani Iskandar Al-Farlaky, melakukan kunjungan kerja…

1 day ago

58 Huntara Aceh Utara Rusak Diterjang Angin Kencang

ACEH UTARA– Sebanyak 58 unit hunian sementara (huntara) yang tersebar di empat desa di Kecamatan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Siapkan Anggaran Rp58 Miliar untuk Gaji 13

ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp58 miliar untuk pembayaran Gaji…

2 days ago

This website uses cookies.