Categories: Edukasi

Cegah Stunting, Dosen FK Unimal Edukasi Ibu Hamil di Reuleut Barat

ACEH UTARA | Stunting suatu keadaan dimana tinggi badan seseorang tidak sesuai dengan umurnya (lebih pendek dari anak sebayanya). Data prevalensi stunting dari World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di South-East Asian Region yaitu sebesar 36,4%. Angka ini masih belum mencapai target WHO yang di bawah 20%. Stunting menjadi permasalahan besar di Provinsi Aceh, khususnya Aceh Utara. Dimana Aceh Utara menjadi salah satu kabupaten yang menjadi locus stunting. Dari 40.762 balita pada tahun 2021 di Aceh Utara, jumlah yang mengalami stunting mencapai 5.845 jiwa. Angka ini mencapai 45 persen dari total balita.

 

Pencegahan terjadinya stunting sudah harus dilakukan sejak awal kehamilan, namun oleh karena ketidaktahuan ibu hamil tentang hal tersebut mengakibatkan banyak ibu hamil tidak melakukannya.

Hal ini disampaikan dr. Cut Khairunnisa, M.Kes dalam kegiatan program pengabdian masyarakat di Desa Reuleut Barat, Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara, (Sabtu 29/10/2022).

“Upaya pencegahan stunting juga harus dilakukan pada anak balita, dengan memberikan pola asuh yang baik dan benar. Oleh karena itu sangat penting ibu-ibu yang memiliki balita diedukasi tentang tatacara memberikan pola asuh yang baik kepada balitanya untuk mencegah terjadinya stunting”. Jelas dr. Cut Khairunnisa.

Melalui pengabdian ini dr. Cut Khairunnnisa, M.Kes dan Tim-nya memberikan intervensi edukasi berupa penyuluhan stunting kepada ibu hamil dan ibu balita serta praktik menyusun menu balita dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan ibu balita di Desa Reuleut Barat tentang upaya pencegahan stunting.

Pasca kegiatan penyuluhan, dilakukan evaluasi terhadap pengetahuan ibu hamil dan ibu balita tentang upaya pencegahan stunting, dan ternyata hampir 95% peserta yang hadir mampu menyerap informasi yang diberikan.

dr. Cut mengharapkan pengetahuan yang sudah di peroleh ibu-ibu ini dapat dipraktekkan, sehingga mereka mampu melakukan upaya pencegahan stunting pada anak-anak di desa Reuleut Barat.

|MUAMAR

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Nikmati Tari dan Kulineran di Festival Lhok Buloh Aceh Utara

LHOKSUKON- Sebanyak 31 kelompok tari jenjang sekolah dasar dari Kecamatan Kuta Makmur dan Kecamatan Simpang…

4 hours ago

Rembuk Tani Pupuk Indonesia, Menko Zulhas: Petani Senang karena Pupuk Lancar

Aceh Besar – Penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Aceh berjalan lancar dan memberikan dampak positif…

4 hours ago

Pengamat Unimal Minta Presiden Perkuat Kontrol Digital Program MBG

LHOKSEUMAWE -Pengamat Komunikasi Politik Universitas Malikussaleh, Masriadi Sambo, menilai persoalan terhambatnya operasional Program Makan Bergizi…

13 hours ago

Bupati Boleh Berganti, BUMD Tetap Merugi

Setiap kali Aceh Utara memasuki babak baru kepemimpinan, harapan masyarakat selalu sama: ekonomi daerah tumbuh,…

13 hours ago

Aspikom Aceh Desak Percepat Peralihan Dosen PPPK jadi PNS

LHOKSEUMAWE — Dukungan Komisi X DPR RI terhadap pengalihan status dosen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian…

1 day ago

Cairkan Dana, 30 SPPG Aceh Utara Beroperasi Kembali

LHOKSUKON - Sebanyak 30 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Aceh Utara dipastikan kembali…

2 days ago

This website uses cookies.