Categories: News

Akhirnya Honorer di Lhokseumawe Digaji 12 Bulan

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mengalokasikan anggaran untuk gaji honorer selama 12 bulan dalam tahun 2022 dan 2023. Kebijakan itu diambil Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Imran, untuk memastikan honorer bekerja sesuai hak dan kewajibannya.

Dua tahun terakhir, honorer di kota itu hanya mendapat gaji tujuh atau sembilan bulan dalam satu tahun, dengan alasan krisis anggaran daerah.

Kepala Badan Penglolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Lhokseumawe, Marwadi, per telepon, Senin (24/10/2022) menyebutkan, untuk gaji honorer 2022 telah disetujui oleh DPRD Lhokseumawe dalam pengesahan APBD-Perubahan Lhokseumawe baru-baru ini.

Sekadar diketahui, saat ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe, memiliki 3.153 pegawai dengan status Aparatur Sipil Negara (ASN), sebanyak 227 honorer grade A dengan gaji Rp 800.000 per bulan, sebanyak 1.506 honorer grade B dengan gaji Rp 500.000 per bulan.

Selain itu, Lhokseumawe juga memiliki tenaga harian lepas grade C sebanyak 2.753 orang yang dibayar Rp 300.000 per bulan. Sehingga total ASN dan non ASN di Pemerintah Kota Lhokseumawe sebanyak 4.812 orang.

“Sedangkan untuk gaji honorer tahun 2023 kita sudah masukan usulannya dalam APBD full selama 12 bulan. Namun, ini APBD masih dalam pembahasan dengan DPRD Lhokseumawe,” sebut Marwadi.

Idealnya, honorer bekerja selama 12 bulan dalam setahun, memang harus mendapatkan honorarium selama 12 bulan pula. Bukan bekerja selama 12 bulan namun honorarium hanya beberapa bulan saja.

Sebelumnya diberitakan, krisis keuangan membuat sejumlah daerah tidak mengalokasikan anggaran gaji honorer secara penuh 12 bulan dalam satu tahun. Salah satunya, Kabupaten Aceh Utara, hanya mengalokasikan anggaran gaji honorer selama sembilan bulan dalam tahun 2022 ini.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

350 Petani Sawit Aceh Timur Dapat Bantuan Rehabilitasi Pascabanjir, 411 Hektare Kebun Dipulihkan

IDI– Sebanyak 350 petani sawit swadaya di Kabupaten Aceh Timur mendapat bantuan rehabilitasi kebun kelapa…

19 hours ago

Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., memimpin rapat koordinasi bersama…

19 hours ago

Polisi Musnahkan 3.000 Pohon Ganja di Aceh Utara, Dua Pemilik Kebun Ditangkap

ACEH UTARA – Personel Polres Lhokseumawe memusnahkan sekitar 3.000 batang ganja yang ditanam di lahan…

19 hours ago

Temuan BPK: Biaya Operasional-Insentif Bebani Dana Zakat Rp559 Juta di Baitul Mal Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan sejumlah permasalahan terkait realisasi anggaran pada…

20 hours ago

PIM Gelar Khitanan Massal untuk 80 Anak di Lingkungan Perusahaan

ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali menggelar kegiatan Khitanan Massal (Sunat Rasul)…

1 day ago

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…

2 days ago

This website uses cookies.