Categories: Polhukam

Malaysia Deportasi 3 Warga Aceh, Ini Sebabnya

MALAYSIA – Tiga nelayan yang berasal dari Pereulak, Kabupaten Aceh Timur, yang sempat ditangkap oleh kapal penjaga laut atau Coast Guard Malaysia, kini telah dideportasi pada Sabtu, 4 Juni 2022.

Ketua Sosialisasi Ummah Bansigom Aceh (SUBA), Tgk Bukhari Ibrahim mengatakan, nelayan tersebut ditangkap beberapa waktu yang lalu dan telah selesai menjalani masa hukuman, sehingga langsung mengurus proses administrasi.

“Awalnya memang kami ingin mengurus hal lain, namun ada yang mengabarkan kalau ada nelayan Aceh yang baru selesai menjalani hukuman. Apabila tidak diurus maka proses deportasinya lama, sehingga kami melakukan pengurusan sejumlah persyaratan,” ujar Bukhari ketika dihubungi melalui telepon seluler, Minggu, 5 Juni 2022.

Bukhari menambahkan, ketiga nelayan yang ditangkap tersebut bernama Samsudin Bin Manyak, Nawir Bin M Khalidin dan Muhammad Jabar Bin Hamdani, mereka dideportasi melalui Pelabuhan Johor Bahru, Malaysia.

“Kami komunikasi dengan Dinas Sosial Provinsi Aceh, karena proses deportasi itu membutuhkan biaya sebesar Rp 10 juta dan memang dibantu, serta uang yang dibutuhkan itu ditransfer,” tutur Bukhari.

Tambahnya, setelah berkomunikasi dengan rekannya di Aceh, maka diketahui ketiga nelayan tersebut kini telah tiba di rumahnya masing-masing.

“Saya tidak punya nomor telepon seluler ketiga nelayan itu dan saya sudah hubungi rekan di Aceh, tadi malam pukul 00.00 WIB mereka sudah tiba di rumahnya masing-masing,” kata Bukhari.

|AI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Warga Aceh Utara Tewas Disambar Petir Saat di Sawah

LHOKSUKON - Warga Desa Cot Dah, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh dikejutkan…

8 hours ago

PIM Luncurkan Kampung Mangga

ACEH UTARA | PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat di…

9 hours ago

Kerjasama dengan ILUNI UI ,PMI Aceh Bangun Pipanisasi , Atasi Krisis Air Bersih Pascabencana

Aceh Besar – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Aceh bergerak cepat mengatasi krisis air bersih…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gerak Cepat, Salurkan Bantuan Pasca Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo

Karo – Mitigasi bencana menjadi rangkaian upaya yang harus segera dilaksanakan pada saat terjadinya bencana…

1 day ago

Inovasi Jadi Kekuatan Transformasi Bisnis Rekind Group

JAKARTA - Bagi PT Rekayasa Industri (Rekind) Group, inovasi bukan lagi sekadar pilihan. Di tengah…

1 day ago

Realisasi Dana TKD Rendah di Aceh, Pemulihan Bencana Lambat

LHOKSUKON – Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekontruksi (PRR) dari Kementerian Dalam Negeri RI…

1 day ago

This website uses cookies.