LHOKSEUMAWE – Masyarakat Provinsi Aceh dimbau untuk tidak perlu panik dengan penyakit cacar monyet (monkeypox), meskipun kasus tersebut telah bertambah dan menyebar di berbagai negara.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Aceh dr Iman Murahman mengatakan, saat sekarang ini untuk Indonesia belum ada yang terkonfirmasi terpapar penyakit tersebut.
“Meskipun memang belum ada yang terpapar kita semua juga harus mengantisipasinya dan tidak perlu panik dengan wabah cacar monyet ini,” ujar Iman ketika dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu, 4 Juni 2022.
Iman menambahkan, penularan penyakit itu memang masih diselidiki dan potensinya lebih banyak kepada yang perilaku penyimpangan seksual, seperti kalangan gay, lesbian dan juga lainnya.
Proses penularannya sangat berbeda dengan Covid-19, karena untuk cacar monyet penularannya dengan cara kontak dekat. Apabila dilihat dari yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan RI, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
“Kalau ini berbeda dengan Covid-19, cacar monyet ini penularannya harus kontak erat. Masyarakat Aceh tidak perlu panik dengan wabah ini,” tutur Iman.
Sebagaimana diketahui, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebutkan lebih dari 643 kasus cacar monyet ditemukan pada banyak negara di mana virus itu tidak endemik, kemunculan tiba-tiba pada saat yang sama inilah yang menunjukkan bahwa mungkin ada penularan yang tidak terdeteksi untuk beberapa waktu.
|AI
PEUREULAK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mulai mendorong pemulihan sektor perikanan budidaya yang terdampak banjir…
ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengeluarkan kebijakan tegas untuk menjaga penerapan…
BANDA ACEH — Menikmati kopi dan hidangan sambil bersantai kini menjadi salah satu pilihan masyarakat…
Di balik pembangunan Pabrik Soda Ash pertama di Indonesia terselip peran strategis PT Rekayasa Industri…
ACEH UTARA — Banjir yang melanda Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, pada 26…
LHOKSUKON- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI berjanji menyelesaikan pembangunan 14 rumah atau hunian tetap…
This website uses cookies.