LANGSA – Sebanyak dua pria misterius alias belum diketahui identitas Rabu (20/4/2022) mendatangi rumah YL (30) Kepala Urusan Keuangan Desa Bukit Betuah, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Provinsi Aceh.
Kapolsek Langsa Timur, Ipda Surya Darma Sofyan, per telepon, Kamis (21/4/2022) menyebutkan, menurut keterangan korban, pelaku masuk lewat pintu belakang rumahnya. Saat itu, korban bersama anaknya sedang nonton acara televisi.
Korban, kata Kapolsek langsung dibekap mulut dan kepala dengan kain. Saat itulah, kepala korban dipukuli oleh pelaku. Sehingga mengalami memar dan luka pada bibir dan pipi.
Saat dipukuli pelaku, korban berteriak dan meminta tolong. Saat itulah datang tetangga ke rumah korban dan pelaku melarikan diri lewat pintu samping. Diduga teman pelaku berada di luar rumah.
Sehingga total pelaku yang turut memukuli ibu rumah tangga itu sebanyak dua orang. Setelah kejadian korban langsung dilarikan ke Puskesmas Langsa Timur untuk perawatan medis. Termasuk melaporkan kasus itu ke kepala desa seterusnya ke Mapolsek Langsa Timur.
“Korban mengalami luka pada bibir bawahnya. Kasus ini masih kita selidiki,” sebut Kapolsek.
Dia menyebutkan, korban mengaku tidak memiliki masalah dengan siapa pun. Sehingga tidak bisa menebak siapa dalang dibalik pemukulan itu. Korban juga tidak mengenal pelaku. Saat datang pelaku mengenakan masker dan jaket.
“Kita dalami lagi kasus ini, semoga bisa segera ketemu pelakunya,’ pungkas Kapolsek.
|KOMPAS
ACEH TIMUR — Dokumen keputusan Bupati Aceh Timur yang diterbitkan pada Juni 2016 mencatat PT…
Banda Aceh – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Sales Area Retail Aceh bersama dengan…
Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Panglima Komando Daerah…
Jakarta– PT Pupuk Indonesia (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) Group…
Menjadi seorang engineer tidak cukup hanya memahami teori dan hitungan, seperti halnya di bangku kuliah.…
Nurlaila ibu dari Muhammad Rasya Fadhilla (19) tarunaPoliteknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh tak bisa menyembunyikan…
This website uses cookies.