ACEH UTARA- Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera menurunkan tim ke Kompleks PT Pema Global Energi (PT PGE) milik Pemerintah Aceh terkait semburan lumpur mengeluarkan bau menyengat di Cluster I, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Hamdani, per telepon, Minggu (13/2/2022) menyebutkan, manajemen perusahaan plat merah itu sudah menginformasikan peristiwa itu ke Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
“Kita sudah minta secara teknis agar segera diatasi peristiwa semburan lumpur itu. Namun, memang belum ada turun tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) ke sana,” kata Hamdani.
Dia menyebutkan, peristiwa itu juga sudah dilaporkan ke DLHK Aceh Utara dan Bupati Aceh Utara.
“Saya telah berkoordinasi dengan Kadis DLHK Aceh Utara, Cut Ibrahim, untuk langkah-langkah cepat dan strategis dalam pemantauan dan penelitian lapangan sesuai tugas dan fungsi dinas,” sebutnya.
DLHK Aceh Utara, sambung Hamdani, berjanji akan segera turun tim bidang limbah ke lokasi kejadian. “DLHK juga sudah melakukan kontak person dengan staf Humas PT PGE pada Sabtu pagi, intinya agar segera ditangani dan disterilisasi dilokasi semburan itu,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala DLHK Aceh Utara, Cut Ibrahim, dihubungi per telepon besok, Senin (13/2/2022) akan dikirimkan tim ke kompleks perusahaan itu.
“Kami sudah komunikasi dengan PT PGE. Besok kita datang ke lokasi,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, semburan lumpur di kompleks perusahaan bergerak bidang minyak dan gas itu mengeluarkan bau gas. Warga meminta agar persoalan itu segera diatasi oleh perusahaan.
|KOMPAS
ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memberikan kabar baik bagi masyarakat yang masih memiliki…
Apresiasi Untuk Pemerintah Pusat Respon Bantu Aceh Timur ACEH TIMUR-Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,…
Garut - PT Pupuk Indonesia (Persero) memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat…
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I,M.Si menerima audiensi Kepala serta manajemen…
LHOKSEUMAWE – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe menegaskan akan menempuh langkah hukum terkait dugaan penganiayaan terhadap…
LHOKSEUMAWE – Kasus Syukri (48), petani asal Gampong Bayi, Dusun Rubiah, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh…
This website uses cookies.