Masyarakat di Desa Ulee Rubek, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara mulai membenahi kawasan wisata pantai di desa itu. Jika sebelumnya hanya dibangun pondok-pondok dengan atap rumbia seadanya, kini pantai itu disulap layaknya wajah pantai modern.
Pohon pinus yang berjejer menjadi daya tarik tersendiri. Di bawah pohon pinus itu lah diletakan meja untuk pengunjung. Sehingga kafe di sana bisa melayani pembeli sembari menikmati sepoi angin dan debur pantai.
Persis di depan pohon pinus itu membentang lautan Samudera Hindia. Di sana, juga tersedia aneka mainan anak berupa mobil yang bisa disewa per jam. Untuk biaya sewa bisa per 15 menit hingga satu jam. Mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 60.000 per jam.
“Kami sengaja datang ke mari, bersama keluarga. Tidak kalah juga dengan keindahan pantai lainnya di Aceh,” kata Maulana Malik, seorang wisatawan, Minggu (1/2/2022).
Dia menyebutkan, lokasi itu cocok buat berlama-lama menunggu anak-anak mandi di pantai. Nyaman dan sejuk. Meski matahari semakin terik, namun suasana pantai tetap saja sejuk dengan rimbun pohon pinus.
Jika memang ragu, silakan bertanya pada warga lokal. Mereka sangat terbuka menunjukan jalan menuju pantai yang kian hari kian ciamik ini.
Penasaran? Silakan kunjungi dan coba sensasinya.
|KOMPAS
Rahmadani (50) duduk bersama korban kebakaran lainnya di bibir pantai Desa Kampung Jawa Lama, Kecamatan…
LHOKSUKON- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL_, Provinsi Aceh, menyatakan tidak siap mengelola Makan Bergizi Gratis (MBG)…
LHOKSUKON - Ratusan karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional IV di Kecamatan Cot Girek,…
LHOKSUKON- Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh siap mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi…
LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh melansir data terbaru kebakaran di Komplek Perdede, Desa…
Lhokseumawe - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali mencatatkan capaian strategis yang memperkuat reputasinya sebagai salah…
This website uses cookies.