Categories: Polhukam

Ini Sidang Suntik Mati Perdana di Lhokseumawe

ACEH UTARA – Pengadilan Negeri Lhokseumawe menyidangkan permohonan suntik mati (euthanasia) seorang nelayan, Nazaruddin Razali (59) asal Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Kamis (13/1/2022).

Hakim tunggal Budi Sunanda mempersilakan kuasa hukum membacakan permohonan suntik mati tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.

Sidang berlangsung sekitar 30 menit itu turut disaksikan 150 nelayan lainnya. Kuasa hukum nelayan, Muhammad Zubir pada wartawan menyebutkan dirinya membacakan alasan suntik mati yang diajukan kliennya.

Pasalnya, kliennya merasa kebijakan Pemerintah Kota Lhokseumawe merelokasi keramba dari Waduk Kota Lhokseumawe dengan alasan waduk itu akan dibersihkan. Turut dibacakan pula selebaran dan surat relokasi yang disampaikan Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Karena itu, kliennya merasa dirugikan dan waduk itu sebagai sumber penghasilannya untuk memelihara ikan di keramba. Karena itu pula dia mengajukan permohonan suntik mati ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe.

Setelah mendengar permohonan kuasa hukum, hakim menutup sidang dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dan bukti-bukti.

“Sidang minggu depan agendanya menghadirkan saksi dan bukti – bukti, minggu depan ada lima saksi yang kita hadirkan di persidangan,” kata Muhammad Zubir kepada wartawan.

Sebelumnya diberitakan, Nazaruddin nelayan asal Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe mendaftarkan permohonan suntik mati ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe. Dia mengaku kecewa atas kebijakan pemerintah kota akan merelokasi dengan alasan membersihkan waduk itu. Karena, sambung Nazaruddin waduk itu sebagai sumber penghasilan utamanya untuk memasang keramba ikan.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Banjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok

Solok – Penanganan pemulihan pasca bencana menjadi langkah yang harus masif dilaksanakan agar masyarakat dapat…

13 hours ago

Mengenal Calandra & Sativa Hotel Management

Tumbuh Bersama Industri Perhotelan Indonesia Mengenal perjalanan Calandra & Sativa Hotel Management, sebuah nama yang…

13 hours ago

Serapan Dana untuk Bencana Aceh Minim, Lhokseumawe Baru 34 Miliar dari 124 Miliar

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh mengakui serapan dana tambahan transfer ke daerah (TKD) untuk…

13 hours ago

Dukung Kebersihan Lingkungan dan Pelayanan Masyarakat, PIM Serahkan Bantuan Truk Sampah untuk Kabupaten Aceh Utara

ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan 1 (satu) unit truk pengangkut…

1 day ago

Rekind Siapkan Konsep EPC Dukung Penanganan Sampah di Kota Bandung

Kompetensi PT Rekayasa Industri (Rekind) di bidang EPC Industrial Process tak hanya hadir di sektor…

2 days ago

Seteru Air Bersih di Lhokseumawe…

LHOKSEUMAWE- Sebanyak 1.582 sambungan rumah di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, terhenti suplai…

2 days ago

This website uses cookies.