Lokasi sate ini berada di dekat perempatan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Persis di lintas nasional Medan-Banda Aceh. Jika dari Medan, maka letaknya sebelah kiri. Terlihat mencolok dengan nama “Sate Ngangenin”.
Sebenarnya sate ini dikenal populer dengan sebutan sate matang. Sate daging sapi dengan kuah sop. Namun, pedagang mengemas dengan cara baru. Agar kekinian.
Siang itu, Nur terlihat sibuk meletakan tusuk sate dagiang sapi di tungku. Aromanya menguap harum. Di dalam wadah, sop soto telah disiapkan.
Disinilah pedagang ini membuka jualan sejak pukul 10.00 WIB hingga 23.00 WIB. Dalam sehari, dia menghabiskan 20 kilogram daging sapi dijadikan sate. Menariknya, sate di lokasi ini sangat empuk. Mudah digigit bahkan oleh mereka yang bermasalah dengan gigi.
Di warung itu pun disediakan pojokan lesehan. Sehingga, para keluarga bisa duduk santai. Tersedia pula meja dan kursi.
Untuk kuah sotonya, rasanya sungguh lezat. Rasa pedas cabai rawitnya pas di lidah. Untuk harga jangan khawatir. Masih sangat terjangkau di dompet.
“Kami berusaha menyajikan soto yang cocok di semua lidah. Sehingga, siapa pun yang singgah menepi. Ini bisa pas di lidah,” kata Nur.
Salah seorang pembeli, Halida Bahri, menyebutkan dirinya sering mendatangi warung itu bersama keluarganya.
“Rasanya enak. Kelebihannya di kelembutan daging,” kata Halida.
Nah, jika anda melintas jalan Medan-Banda Aceh, tampaknya sate ini bisa dicoba untuk memanjakan lidah. Silakan dicoba.
|KOMPAS
Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…
ACEH UTARA — Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, SE., MM., menyampaikan pernyataan tegas dalam…
Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
This website uses cookies.