LANGSA – Penyidik Polres Langsa, Aceh mengungkap jaringan prostitusi online di Kota Langsa. Polsii menangkap ibu rumah tangga berinisial E (44) dan D (23) keduanya warga Desa Langsa Lama, Kota Langsa
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Langsa, Iptu Krisna Nanda, per telepon, Selasa (12/10/2021) menyebutkan awalnya penyidik menerima informasi praktik prostitusi di sebuah rumah warga biasa. Untuk mengelabui praktik itu, pemilik rumah bertindak sebagai mucikari dan gadis berinisial D sebagai transportasi yang menghubungkan pria hidung belang dengan pekerja seks komersil.
“Jadi E ini membuka praktik terlarang itu di rumahnya. E mengkoneksikan pria dengan wanita pekerja seksual. Tarifnya dari Rp 400.000-Rp 700.000,” sebut Iptu Krisna.
Dia menyebutkan, untuk mengungkap praktik seks komersil itu terbilang sulit. Pasalnya, E sebagai pemilik rumah yang bertindak sebagai mucikari. E pula yang menerima pesanan lalu menghubungkan pria hidung belang dengan pekerja seks komersil berinisial D.
“Untuk mengelabui warga sekitar, D ini datang dengan pria yang telah memberikan pembayaran. Seakan bertamu. Lalu masuk kamar dan melakukan perbuatan terlarang itu,” kata Iptu Krisna.
Untuk sekali transaksi seksual itu, E memperoleh bagian Rp 250.000. Sedangkan D hanya memperoleh Rp 150.000. “Itu untuk sekali short time,’ terangnya.
Saat ini, keduanya sudah ditahan di Mapolres Langsa. Turut disita barang bukti uang tunai Rp 400.000 dan dua handphone. “Kami apresiasi warga yang telah memberi informasi praktik seks komersial itu. Saat ini, penyidik terus melengkapi berkas kasus itu,” pungkasnya.
|KCM
Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…
ACEH UTARA — Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, SE., MM., menyampaikan pernyataan tegas dalam…
Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
This website uses cookies.