Categories: Polhukam

Aceh Besar dan Banda Aceh Siaran Digital Pertama di Aceh

 

BANDA ACEH | Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh mengingatkan seluruh lembaga penyiaran di Banda Aceh dan Aceh Besar untuk segera migrasi dari televisi analog ke televisi digital. Siaran digital tahap satu dimulai 17 Agustus 2021. Untuk Aceh, siaran digital tahap satu hanya untuk Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.

“Kominfo sudah menyurati seluruh televisi analog di Indonesia. Kami imbau, segera migrasi agar bisa bersiaran secara digital,” kata Ketua KPI Aceh, Putri Nofriza, Senin (7/6/2021).

Dia menyebutkan, penghentian siaran analog akan dilakukan secara bertahap. KPI sambung Putri sudah menggelar zoom meting dengan pemenang multiplexing (mux) untuk wilayah zona 1 Aceh, yaitu Aceh Besar dan Banda Aceh. Lima pemenag multiplexing itu yakni SCTV, TVRI, dan TransTV dan Metro TV.

“Rentan waktu yang diamanahkan oleh Undang-Undang hanya tinggal 78 hari lagi. Jadi kita berharap agar sosialisasi migrasi siaran TV dari analog ke digital, termasuk penyiapan infrastrukturnya agar dipacu oleh keempat lembaga penyiaran TV ini, “ harap Putri Novriza.

Dalam hal ini, tambah Putri, merupakan kewajiban pihak lembaga penyiaran TV pemenang seleksi penyelenggara mux untuk menyediakan infrastrukturnya, utamanya yaitu sosialisasi dan distribusi alat Set Top Box (STB) ke masyarakat supaya penyiaran digital nantinya dapat berjalan.

“Pembagian STB ini juga harus segera pada masyarakat kurang mampu sesuai ketentuan Kominfo. Kita minta agar lembaga penyiaran dan semua kita, menyukseskan migrasi ini,” terangnya.

Dia mengingatkan, 2 November 2022, Indonesia sudah migrasi penuh ke penyiaran digital.

“Kita harap, migrasi ini berjalan lancar utamanya untuk Aceh zona satu yaitu Aceh Besar dan Banda Aceh,” pungkasnya.

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Hadiri Khanduri Laot dan Santunan Anak Yatim, Bupati Al-Farlaky Ajak Sinergi Bangun Aceh Timur

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menghadiri kegiatan Khanduri Laot…

19 hours ago

Helikopter Water Bombing Padamkan Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara

LHOKSUKON- Helikopter water bombing akhirnya berhasil memadamkan api di tumpukan kayu sisa banjir Desa Babah…

2 days ago

Aceh Utara Usulkan 200 Formasi CPNS Tahun 2026

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak 200 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil…

3 days ago

Kontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

3 days ago

Bukti TJSL Berdampak Nyata dan Berkelanjutan: Rekind Raih 2 Penghargaan Top CSR Award 2026

JAKARTA | PT Rekayasa Indsutri (Rekind) memperoleh dua penghargaan di ajang Top CSR Awards 2026.…

3 days ago

Kebakaran Kayu Sisa Banjir Belum Dipadamkan, Warga Minta Diberi Alat Berat Agar Api Tidak Menyebar

LHOKSUKON– Memasuki hari ketiga, kebakaran kayu sisa banjir di Desa Babah Buloh, Kecamatan Sawang, Kabupaten…

3 days ago

This website uses cookies.