Categories: News

Cegah Penyebaran Virus Corona Saat Belajar Tatap Muka, Bupati Aceh Tengah Minta Sekolah Taati Aturan Prokes

ACEH TENGAH- Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah merencanakan akan kembali menerapkan pembelajaran tatap muka di semua jejang pendidikan . Kebijakan itu dilakukan setelah mendengar semua masukan dari berbagai kalangan.

Hal itu dikatakan Bupati Aceh Tengah, Drs Shabela Abubakar disaat memimpin rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Kepala Kantor Kemenag, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh, serta Pengurus PGRI Kabupaten Aceh Tengah, Senin (17/5/2021), bertempat di ruang kerja Bupati.

Shabela mengatakan belajar tatap muka akan dilaksanakan besok, Rabu (19/5/2021). Bupati meminta sekolah wajib mentaati aturan penerapan protokol kesehatan disekolah, serta bersedia dievaluasi bilamana pembelajaran tatap muka ini dinilai tidak produktif dan aman dari penularan covid-19.

Selain itu, Bupati juga sudah menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan pemantauan kesiapan sekolah-sekolah sebelum pelaksanaan tatap muka ini diberlakukan. Lanjutnya, bila ditemukan adanya sekolah-sekolah yang tidak memenuhi syarat, izin penyelenggaraan tatap muka bagi sekolah dimaksud akan ditunda pelaksanaannya.

“Kami akan turun langsung untuk memantau kesiapan sekolah dalam pelaksanaan proses pembelajaran tatap muka ini, jika memenuhi syarat ya kita lanjutkan (belajar tatap muka), tapi jika kami temukan ada persyaratan yang belaum terpenuhi, maka pelaksanaannya akan kita tunda sementara” jelasnya

Shabela menekankan agar dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini, dapat dijalankan dengan seksama dan selalu mengutamakan kepentingan kesehatan. Sementara kepada warga sekolah terutama para tenaga pendidik, agar selalu menjaga protokol kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh, agar dapat menjadi contoh dan teladan bagi siswanya dalam penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.

“Meskipun pembelajaran tatap muka kami ijinkan, namun penyelenggaraan pembelajaran nantinya harus tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, dan akan mendapat pengawasan dari satgas covid-19 dalam pelaksanaannya, kemudian secara berkala kami akan melakukan evaluasi terkait kebijakan ini,”pintanya.

Sebelumnya, pembelajaran tatap muka ini sempat dihentikan sementara akibat meningkatnya eskalasi penyebaran covid di daerah ini selama bulan puasa kemarin.

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Puluhan Pemuda Lhokseumawe Ikut Pelatihan Feature dan Stroyteller

LHOKSEUMAWE– Puluhan pemuda Desa Blang Payang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh mengikuti pelatihan…

14 hours ago

Buah dari Transformasi di Bawah Danantara, Pupuk Indonesia Bukukan Laba Rp8,51 Triliun di 6 Bulan Pertama 2026

Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil mencatatkan laba yang signifikan sepanjang 2026, seiring dengan…

18 hours ago

Polisi Selidiki Kelangkaan BBM di Lhokseumawe

LHOKSUKON- Tim Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh menyelidiki kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan…

1 day ago

Bupati Al-Farlaky Serahkan Santunan Ahli Waris Tahap III Korban Banjir

Bantuan Tidak Boleh Dipotong, Jadup Tahap II Sedang Berproses Aceh Timur– – Pemerintah Kabupaten Aceh…

1 day ago

Merajut Harapan dari Negeri Pase

Kabut pagi masih menggantung di antara perbukitan Kuta Makmur ketika gemuruh Air Terjun Blang Kolam…

1 day ago

Hampir Satu Dekade Mangkrak, Jembatan Gantung Bhoem–Blangsimpo Akhirnya Siap Dilanjutkan

ACEH TIMUR – Harapan masyarakat Desa Bhoem dan Desa Blangsimpo yang sempat nyaris padam kini…

2 days ago

This website uses cookies.