Categories: News

Viral, Lhokseumawe Kota Sampah….

LHOKSEUMAWE- Kondisi sampah menumpuk di Kota Lhokseumawe semakin parah. Bahkan ruas jalan RRI di Gampong Tumpok Teungoh tertutup tumpukan sampah sejak hari raya kedua Jumat (14/5/2021) malam.

Sampah di lokasi itu menutup badan jalan hingga 70 meter sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. Ditambah lagi aroma busuk membuat area itu mirip tempat pembuangan sampah akhir.

“Ini paling parah, sampah terlalu banyak sampai kami tak bisa lewat. Disini memang sering dijadikan lokasil buang sampah tapi belum pernah sebanyak ini,” ungkap Nasruddin (45) warga Tumpok Teungoh.

Katanya, pembuang sampah di lokasi itu dilakukan warga luar Tumpok Teungoh, dan terjadi pada malam atau dini hari. Warga sudah berupaya memasang plang larangan, namun tidak digubris.

Video tumpukan sampah di jalan RRI juga viral di media sosial sehingga membuat Sekdako Lhokseumawe T Adnan datang ke lokasi. “Sudah saya perintahkan untuk dibersihkan saat ini juga,” katanya.

Tidak hanya di lokasi itu, tumpukan sampah juga terjadi di titik jembatan Cunda jalan masuk Kota. Di depan Pasar Buah jalan Pase, Islamic Center, lewat Rumah Sakit Kasih Ibu Mon Geudong.

Sampah juga terlihat berserakan di pusat perbelanjaan di kawasan Los dan jalan Perdagangan.

Kondisi ini disebabkan tidak beroperasinya truk sampah selama lebaran Idul Fitri ini ditambah tidak ada lagi tong sampah yang disediakan dinas.

“Di rumah sampah menumpuk, truk sampah tidak ada selama hari raya. Kami buang kemana lagi kalau bukan di pinggir jalan. Biar bisa diangkut petugas sampah,” ujar Rasmi warga Banda Sakti.

Ia juga mengkritik Pemko yang kurang peduli soal sampah rumah tangga. Buktinya tidak lokasi tong sampah yang disediakan pemerintah.

|ANT|

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Enam Nama, Enam Gagasan di Bursa Rektor Unimal 2027–2030

LHOKSEUMAWE — Bursa pemilihan Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) periode 2027–2030 mulai mengerucut. Hingga penutupan pendaftaran, enam…

15 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Masif Pantau Dampak Karhutla, Salurkan Bantuan Penanggulangan Asap di Padang dan Sekitar

Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan…

15 hours ago

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Ayahwa: Rawat Warisan Peradaban Islam

ACEH UTARA – Ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Utara memadati kawasan Kantor Bupati…

16 hours ago

14 Rumah Penyintas Banjir Terbengkalai 4 Bulan di Aceh Utara, Tukang Pulang Mengaku Tak Digaji

LHOKSUKON - Sebanyak 14 unit rumah untuk penyintas banjir di Desa Abeuk Reuling, Kecamatan Sawang,…

2 days ago

TVRI Aceh Rumahkan 17 Kontributor Saat Kontrak Masih Berjalan, IJTI: Jangan Korbankan Ujung Tombak Pemberitaan

BANDA ACEH – Kebijakan TVRI Aceh merumahkan 17 kontributor di sejumlah kabupaten/kota di Aceh menuai…

2 days ago

Setahun Menanti Pulang di Utara…

Reza Angkasah terlihat kesal bukan kepalang siang itu, Jumat (11/9/2026). Direktur CV Raya Enginering Aceh…

2 days ago

This website uses cookies.