Categories: Wisata

Menuju Geliat Wisata Singkil…

Bicara dunia pariwisata di Aceh barangkali nama Singkil belum begitu dikenal orang luar, bahkan bisa dikatakan belum masuk dalam salah satu tujuan kunjungan wisatawan. Orang-orang masih cenderung hanya mengenal Sabang dan Banda Aceh sebagai tujuan wisata di Aceh. Namun itu akan segera berubah. Singkil akan menjelma sebagai lokasi tujuan wisata berkelas di Aceh.

Murban Energy Limited adalah sebuah perusahaan besar asal Uni Emirate Arab yang telah sepakat untuk pengembangan dan investasi pariwisata di Kabupaten Singkil. Tak tanggung-tanggung, Murban Energy akan menginvestasikan dana pada proyek tersebut antara US$300 juta hingga US$500 juta atau sekitar Rp7 triliun (kurs Rp14.409 per dolar AS).

Hal itu ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent antara Pemerintah Aceh dan Murban Energy untuk pengembangan pariwisata dalam forum bisnis IEAW 2021 di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (5/3) lalu. Penandatangan dilakukan Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama Direktur Eksekutif Murban Energy Limited Amine Abid.

Prosesi penandatanganan turut disaksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia serta Menteri Energi Uni Emirat Arab, Suhail Al Mazroui.

Kerja sama pengembangan dan investasi pariwisata itu akan dipusatkan di Pulau Banyak, Singkil. Sedikitnya ada sembilan pulau di sana yang masuk dalam rencana pengembangan wisata oleh Murban Energy. Pulau-pulau itu yakni Pulau Ujung Batu, Pulau Sikandang, Pulau Balong, Pulau Asok, Pulau Ragaraga, Pulau Orongan, Pulau Matahari, Pulau Tambarat dan Pulau Bangkaru.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dalam konferensi pers Jumat siang menyatakan Indonesia telah menjalin kesepakatan dengan Uni Emirat Arab di bidang pariwisata, khususnya pengembangan Aceh Singkil. Luhut mengatakan, kerja sama ini mencakup pembangunan resor-resor dan fasilitas penunjang pariwisata lainnya di pulau kosong di Singkil yang akan menarik kunjungan wisatawan Uni Emirate Arab.

“Kami sudah melakukan studi dengan cepat dan Presiden (Joko Widodo atau Jokowi) telah memberikan lampu hijau ketika kami bertemu di Istana Bogor. Jadi saya rasa dalam waktu dua bulan, kami akan dapat melihat perkembangan proyek ini,” ujar Luhut saat itu.

Sementara itu, lebih detail terkait kerja sama tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto di Banda Aceh, Minggu (7/3/2021).

Iswanto mengungkapkan, kerja sama pembangunan sektor pariwisata itu akan meliputi pembangunan infrastruktur pariwisata, investasi dalam pengembangan pariwisata, promosi bersama untuk pengembangan pariwisata, pengembangan sumber daya manusia serta pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Pemerintah Aceh Persiapkan Lokasi dan Administrasi

|RI

Dalam perjanjian kerja sama itu juga disebutkan, pelaksanaan kerja sama di bidang yang telah disepakati akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman oleh para pihak paling lambat enam bulan setelah penandatanganan yang dilakukan ini.

“Untuk merealisasi kerja sama ini Pemerintah Aceh akan segera mempersiapkan sejumlah hal terkait kewajibannya,” ujar Iswanto menjelaskan poin kesepakatan antara Pemerintah Aceh dengan Murban Energy.

Di antaranya, terkait persetujuan lingkungan di mana Pemerintah Aceh berkomitmen untuk menyampaikan laporan dampak lingkungan dalam waktu dua bulan setelah pengajuan proyek.

Kemudian, persetujuan perencanaan terkait memberikan semua izin yang diperlukan melalui layanan perizinan satu pintu dalam jangka waktu dua bulan.

“Termasuk juga soal izin mendirikan bangunan. Pemerintah Aceh akan memfasilitasi pemberian izin mendirikan bangunan paling lambat satu bulan setelah persetujuan dari otoritas perencanaan,” kata Iswanto.

Selain itu, lanjut Iswanto Pemerintah Aceh juga akan menyelesaikan sejumlah kewajiban lain seperti memfasilitasi perjanjian sewa tanah, memfasilitasi penyediaan lahan, peningkatan bandara dan pelabuhan ke standar internasional, penyediaan jaringan air, daya listrik dan internet yang cukup, serta sejumlah persiapan lainnya.

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Tak Mau Main-Main, Bupati Al-Farlaky Kembali Pantau Kinerja RSUD dr. Zubir Mahmud

Tekankan Disiplin ASN dan Kebersihan Rumah Sakit ACEH TIMUR – Setelah melakukan Monitoring dan Evaluasi…

11 minutes ago

Ultimatum 2×24 Jam! Wabup Aceh Timur Ancam Tempuh Jalur Hukum Jika Dun Belanda Bungkam

ACEH TIMUR – Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, memberikan ultimatum kepada M. Yunus…

18 minutes ago

Bupati Al-Farlaky Buka Pintu Maaf untuk Dun Belanda

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si. menyatakan membuka pintu maaf…

30 minutes ago

Akhirnya, Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Gadis Injak-injak Wajah Pelajar di Aceh Timur

IDI – Penyidik Polres Aceh Timur, Provinsi Aceh menetapkan tiga pelaku yang menginjak-injak pelajar berinisial…

2 days ago

365 Sekolah Rusak Karena Banjir Mulai Diperbaiki di Aceh Utara, Proses Belajar Direlokasi Sementara

LHOKSUKON – SEBANYAK 365 sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini…

2 days ago

Fairuz Hotel by Calandra Takengon Hadirkan Promo Spesial “AFTER SCHOOL Holiday”, Diskon 20 Persen hingga 30 Agustus 2026

TAKENGON – Fairuz Hotel by Calandra Takengon menghadirkan promo spesial bertajuk AFTER SCHOOL Holiday sebagai…

3 days ago

This website uses cookies.